Surabaya

Kota Pahlawan

-

-

-

-

-

-

Jembatan SuraMadu

Suasana Jembatan SuraMadu Dimalam Hari

20 Maret 2026

[Berita Ekonomi] Mengenal Keluarga Shah yang Kapalnya Diserang di Selat Hormuz

Mengenal Keluarga Shah yang Kapalnya Diserang di Selat Hormuz

Jakarta, EWFpronews - Perkembangan terbaru seputar Mengenal Keluarga Shah yang Kapalnya Diserang di Selat Hormuz menarik perhatian investor. Tim riset EWF Praxis merangkum informasinya sebagai berikut:

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Mengenal Keluarga Shah yang Kapalnya Diserang di Selat Hormuz yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

premjee.com)

Jakarta Raya, EWF Praxis – Serangan ke sejumlah kapal di Selat Hormuz menyeret konglomerat Thailand, keluarga Shah.

Ini sebuah konglomerasi berusia lebih dari 157 tahun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); });

Pilihan Redaksi

  • 12 Update Perang Iran: NATO-Selat Hormuz, Rudal Balistik Serang Saudi
  • Perang AS-Israel VS Iran Makan Korban, Harga BBM Meledak di 95 Negara
  • Iran Ngamuk Balas Kematian Bos Intelijen, Minyak-Gas Arab Dibombardir
  • Breaking: Harga Minyak Kini Tembus US$ 111 Usai Qatar Dibombardir

Salah satu pilar utama bisnis keluarga ini adalah Precious Shipping, perusahaan pelayaran yang didirikan pada 1989.

Kawasan tersebut nyaris lumpuh akibat konflik yang melibatkan Iran serta aksi militer Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari.

Dalam situasi ini, kapal-kapal niaga yang melintas di kawasan tersebut menghadapi risiko tinggi.

Mengutip laporan EWF International, angkatan Laut Thailand menyebut kapal Mayuree Naree milik mereka telah diserang saat melintasi Selat Hormuz.

Berdasarkan data Forbes, dikutip Kamis (19/3/2026), keluarga Shah merupakan salah satu konglomerasi bisnis besar di Thailand.

Keluarga ini juga memiliki kepemilikan surat berharga di Golden Lime, perusahaan yang memproduksi kalsium oksida dan kalsium hidroksida serta tercatat di bursa efek Efek Thailand.

Nama keluarga Shah juga dikenal di ruang publik melalui Nishita Shah, putri Kirit Shah, yang pernah tampil sebagai juri dalam versi Thailand dari acara televisi Shark Tank.

Faktor penyebabnya adalah jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi salah satu chokepoint energi terpenting dunia. yang mengakibatkan Dengan eksposur bisnis yang luas, khususnya di sektor pelayaran global, keluarga Shah menjadi salah satu pihak yang terdampak langsung dari meningkatnya risiko keamanan di Selat Hormuz.

Sebagai informasi, serangan ini memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan energi global, terutama

Dampak dari hal tersebut adalah rentan terdampak gejolak di kawasan tersebut.

Selain pelayaran, aset utama keluarga Shah juga mencakup Mega Lifesciences, perusahaan farmasi yang didirikan langsung oleh Kirit Shah dan kini menjadi salah satu bisnis paling bernilai dalam portofolio mereka. akibat Perusahaan ini memiliki armada kapal yang beroperasi secara global, termasuk rute-rute strategis seperti Timur Tengah,

Termasuk armada yang terafiliasi melalui perusahaan pelayaran milik keluarga Shah.

(sef/sef) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260317114611-19-719743/video-sekutu-amerika-tolak-seruan-trump–ihsg-menguat-lebih-dari-1″,"embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/719743?comscore=off","time":359,"title":"Video: Sekutu Amerika Tolak Seruan Trump – IHSG Menguat Lebih Dari 1%","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/17/sekutu-amerika-tolak-seruan-trump-ihsg-menguat-lebih-dari-1-1773722969530_169.png"}]'); Next Article Harga Minyak Melemah Tipis, Pasar Pantau Ketat Selat Hormuz

Mengenal Keluarga Shah yang Kapalnya Diserang di Selat Hormuz Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 720211, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260319090055-17-720211/mengenal-keluarga-shah-yang-kapalnya-diserang-di-selat-hormuz'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, EWF Praxis 19 March 2026 09:30 Foto: Keluarga Shah asal Thailand.

Konglomerat tersebut memiliki kekayaan mencapai sekitar US$ 945 juta (sekitar Rp14,6 triliun-Rp15,1 triliun) dan menempatkannya di peringkat ke-34 orang terkaya di negara Gajah Putih tersebut.

Keluarga ini dipimpin oleh Kirit Shah, yang mengendalikan GP Group.

Analisis mendalam tentang Mengenal Keluarga Shah yang Kapalnya Diserang di Selat Hormuz akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan penanaman modal.

The post Mengenal Keluarga Shah yang Kapalnya Diserang di Selat Hormuz appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.


Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk membeli/menjual aset tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

[Investasi,Pasar Saham,Emiten] Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima dan Jual Seluruh Saham

Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima dan Jual Seluruh Saham

BERITA TERKINI | Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima dan Jual Seluruh Saham - Pada 20 March 2026, pasar keuangan Indonesia diramaikan dengan berita mengenai Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima dan Jual Seluruh Saham. Berikut ulasan selengkapnya:

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima dan Jual Seluruh instrumen saham yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sementara itu, 98% instrumen saham dialihkan ke organisasi nirlaba bernama Holdfast Collective yang akan menyalurkan seluruh dana untuk melawan krisis iklim dan melindungi keanekaragaman hayati.

Baca:
BBCA Jadi Target Utama Net Sell Asing, Sentuh Level Terendah 4 Bulan
Setiap tahun, keuntungan Patagonia setelah reinvestasi akan diberikan kepada Holdfast Collective.

Konglomerat Ini Donasikan Semua Hartanya Demi Perubahan Iklim

Di sisi lain, hasilnya sepenuhnya dialihkan untuk kepentingan lingkungan.

Keluarga Chouinard menyumbangkan 2% instrumen saham beserta hak pengambilan keputusan kepada sebuah trust yang akan menjaga misi perusahaan. sedangkan Skema ini memungkinkan Patagonia tetap beroperasi sebagai perusahaan profit,

Struktur ini dibuat untuk mencegah penjualan perusahaan atau IPO yang bisa menggeser nilai-nilai dasarnya.

"Alih-alih 'go public', bisa dibilang kami 'go purpose'," ujar Chouinard.

Ia menegaskan bahwa kekayaan perusahaan akan digunakan untuk melindungi sumber kekayaan sejati, yaitu alam.

Ketua dewan Patagonia, Charles Conn, menulis dalam Fortune bahwa langkah ini membalik paradigma kapitalisme pemegang instrumen saham.

Kini, ia tidak lagi berstatus miliarder.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); }); Baca: Dosen Ini Kaya Raya Usai Terapkan Ilmu Matematika Saat investasi dana

Melansir The Guardian, Rabu (27/8/2025), Patagonia menegaskan bahwa mulai saat ini "Bumi adalah satu-satunya pemegang instrumen saham kami".

Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima & Jual Seluruh instrumen saham Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 720367, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260320052611-17-720367/masuk-daftar-terkaya-forbes-sosok-ini-tak-terima-jual-seluruh-instrumen saham'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); Redaksi, EWF Praxis 20 March 2026 07:00 Foto: Pendiri Patagonia Yvon Chouinard berbicara di atas panggung selama Inaugural Tribeca X: A Day of Conversations Celebrating the Intersection of Entertainment and Advertising (Getty Images for Tribeca X/Ben Gabbe)

Ibu Kota, EWF Praxis – Pendiri merek fashion Patagonia, Yvon Chouinard, mengambil langkah bersejarah melalui menyerahkan seluruh kepemilikan perusahaannya untuk melawan krisis iklim pada 2022 lalu.

Program ini diformalkan pada 2001 melalui nama "1% for the Planet Scheme" dan hingga kini telah menghasilkan sumbangan senilai 140 juta dolar AS.

Patagonia juga menjadi salah satu perusahaan pertama yang meraih sertifikasi B-Corp, memenuhi standar sosial dan lingkungan tertentu.

Seluruh laba perusahaan, tanpa batas waktu, akan diarahkan untuk misi menyelamatkan planet.

Chouinard bersama istri dan dua anaknya bekerja sama melalui tim pengacara untuk membentuk struktur hukum baru.

Baru-baru ini, perusahaan mengubah misi resminya menjadi: "Kami berbisnis untuk menyelamatkan planet rumah kita."

Chouinard, yang awalnya membuat peralatan panjat tebing dari logam dan hidup di dalam van saat mendaki, dikenal sebagai sosok eksentrik.

Perusahaan asal Ventura, California, ini bahkan memberikan fasilitas seperti penitipan anak di lokasi kerja hingga waktu libur sore di hari-hari melalui ombak bagus untuk berselancar.

Pada dekade 1980-an, Patagonia mulai mendonasikan 1% dari penjualannya untuk mendukung kelompok lingkungan.

Faktor penyebabnya adalah tidak merasa dirinya hidup mewah seperti para taipan lain.

Keluarga Chouinard kini dianggap berada di garis depan dalam praktik filantropi modern. yang mengakibatkan Ia bahkan pernah mengaku marah saat masuk daftar miliarder Forbes

Menurut David Callahan, pendiri Inside Philanthropy, mereka jauh berbeda dari mayoritas miliarder yang biasanya hanya menyumbangkan sebagian kecil kekayaannya.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260304161520-19-716049/video-gaet-potensi-120-juta-turis-lokal-hotel-andalkan-layanan-ini","embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/716049?comscore=off","time":452,"title":"Video: Gaet Potensi 120 Juta Turis Lokal, Hotel Andalkan Layanan Ini","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/04/bukan-perang-harga-hotel-andalkan-layanan-ini-kembangkan-esg-demi-gaet-potensi-120-juta-wisatawan-lokal-1772616524465_169.png"}]'); Next Article Salut!

Menurutnya, Patagonia membuktikan bahwa tujuan perusahaan tidak harus semata mengejar profit.

Sejak berdiri hampir 50 tahun lalu, Patagonia memang dikenal sebagai pelopor aktivisme lingkungan dan kesejahteraan karyawan.

Padahal, Miliarder berusia 83 tahun ini sempat menjadi salah satu miliarder terkaya versi Forbes.

Forbes memperkirakan kekayaan Chouinard mencapai US$1,2 miliar atau setara Rp 20,4 triliun sebelum ia melepas kendali atas perusahaannya.

Analisis mendalam tentang Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima dan Jual Seluruh instrumen saham akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi dana.

The post Masuk Daftar Terkaya Forbes, Sosok Ini Tak Terima dan Jual Seluruh instrumen saham appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.


Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk membeli/menjual aset tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.