13 Juni 2013
AZAB BERZINA : Mati Saat BERZINA
5:45:00 PM
No comments
Selama dua hari terakhir, masyarakat diheboh dengan beredarnya gambar
dua orang yang meninggal dunia ketika melakukan hubungan intim.
Patung Telanjang Kardashian Jadi Kuil Kesuburan
5:28:00 PM
No comments
Kehamilan selebritas Kim Kardashian menginspirasi Daniel Edwards untuk memahat patung telanjangnya. Ia menganggap patung itu sebagai patung keberuntungan.
Patung itu, yang disebut LA fertility, kini bisa disaksikan di LAB ART Gallery di kota Los Angeles, Amerika. Patung itu memperlihatkan seorang perempuan telanjang dengan perut buncit. Selain perut, kedua payudara patung perempuan itu tambak membesar. Patung itu dibuat tanpa tangan.
News.com.au, Selasa, 11 Juni 2013, melansir penyataan Edward yang ingin agar orang yang melihat patung itu fokus pada sosok perut hamil Kardashian yang berisi dan "dada yang bersusu". Dengan patung itu, dia juga ingin mengubah pandangan orang tentang bentuk tubuh perempuan. Dan untuk tujuan itu, dia berpikir sosok Kim Kardashian menjadi subjek yang sempurna.
"Orang cenderung melihat pada bagian-bagian, seperti lipatan-lipatan di ketiaknya, atau bagaimana Kim mengenakan pakaian yang membuatnya terlihat seperti pembunuh ikan paus," kata Edwards. "Saya melucuti detail-detail yang membuat orang terjebak, sehingga mereka bisa melihat keindahan."
Kim diperkirakan bakal melahirkan anak pertamanya pada musim panas tahun ini. Selebritas itu banyak mendapat kritik tentang badannya yang seolah membengkak selama kehamilan atau tentang bagaimana dia berpakaian.
Sebelum mematungkan Kardashian, Edward juga pernah membuat patung beberapa selebritas di masa lalu. Pada 2006, dia membuat patung Britney Spears. Dia juga pernah membuat patung Angelina Jolie dan Paris Hilton.
Melakukan Zina di Kontrakan, Sepasang Mahasiswa Keperawatan Digerebek Warga
5:17:00 PM
No comments
Dua mahasiwa keperawatan di Pontianak, Kalimantan Barat tak bisa
mengelak saat dipergoki warga tengah indehoi di kontrakan. Setelah
sempat dibawa ke polisi, masalah tersebut diselesaikan secara
kekeluargaan.
Ketua RT 03/ RW 15 Gang Bukit Tinggi, Jalan H Rais A Rahman, Pontianak Husaini menyatakan pelaku yang berjenis kelamin pria sering membawa perempuan ke kontrakan. Dia sudah beberapa kali diperingatkan. Tapi karena tetap membandel, warga menggerebeknya, Rabu (12/6) malam.
"Warga sudah gerah. Tamunya rata-rata wanita usia muda," terang Husaini ketika ditemui di rumahnya, Kamis (13/6/2013).
Saat digerebek warga, sejoli itu mengelak akan melakukan hubungan intim. Tapi warga terlanjur emosi sehingga nyaris menghakimi keduanya. Beruntung aksi itu berhasil dicegah.
"Agar tidak terjadi apa-apa, saya menghubungi petugas kepolisian untuk membawa dua sejoli itu," tukasnya.
Di hadapan warga dan polisi, keduanya mengaku mahasiswa keperawatan dari kampus berbeda dan baru berkenalan 2 minggu lalu. Mereka 'dipaksa' menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbutannya dan siap meninggalkan rumah kontrakannya. Rumah kontrakan ditempati pelaku dan seorang temannya sekitar 7 bulan dengan masa kontrak satu tahun.
Kapolsek Pontianak Kota Kompol Temmang Ngaro Macmud membenarkan adanya penggebrekan terhadap pasangan mahasiswa. "Karena tidak ada delik aduan, jadi kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Dua sejoli sudah buat surat pernyataan," tegas Temmang Ngaro kepada detikcom.
Ketua RT 03/ RW 15 Gang Bukit Tinggi, Jalan H Rais A Rahman, Pontianak Husaini menyatakan pelaku yang berjenis kelamin pria sering membawa perempuan ke kontrakan. Dia sudah beberapa kali diperingatkan. Tapi karena tetap membandel, warga menggerebeknya, Rabu (12/6) malam.
"Warga sudah gerah. Tamunya rata-rata wanita usia muda," terang Husaini ketika ditemui di rumahnya, Kamis (13/6/2013).
Saat digerebek warga, sejoli itu mengelak akan melakukan hubungan intim. Tapi warga terlanjur emosi sehingga nyaris menghakimi keduanya. Beruntung aksi itu berhasil dicegah.
"Agar tidak terjadi apa-apa, saya menghubungi petugas kepolisian untuk membawa dua sejoli itu," tukasnya.
Di hadapan warga dan polisi, keduanya mengaku mahasiswa keperawatan dari kampus berbeda dan baru berkenalan 2 minggu lalu. Mereka 'dipaksa' menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbutannya dan siap meninggalkan rumah kontrakannya. Rumah kontrakan ditempati pelaku dan seorang temannya sekitar 7 bulan dengan masa kontrak satu tahun.
Kapolsek Pontianak Kota Kompol Temmang Ngaro Macmud membenarkan adanya penggebrekan terhadap pasangan mahasiswa. "Karena tidak ada delik aduan, jadi kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Dua sejoli sudah buat surat pernyataan," tegas Temmang Ngaro kepada detikcom.
Mengenang Bung Karno : Inspeksi Tari Perut di Mesir
5:07:00 PM
No comments
Letnan Kolonel Sabur mengetuk pintu kamar hotel Presiden Sukarno di Kairo, Mesir. Belum juga pintu terbuka setengah, ajudan presiden itu langsung kena semprot.
“Hei, Bur, ada apa malam-malam begini!” hardik Bung Karno. “Aku kan sudah bilang aku mau istirahat!”
Sukarno memang malam itu baru tiba di Kairo. Karena tak ada acara, ia memilih langsung tidur agar esok tampil segar saat bertemu dengan Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser.
Tergagap, Sabur menyampaikan bahwa Nasser mengirim utusan. Kemarahan Sukarno mereda dan dia meminta Marsekal Abdul Hakim Amir itu masuk ke kamarnya.
Mengenakan kaus oblong dan celana piyama, Sukarno menerima Marsekal Amir. “Presiden Nasser mengutus saya menjemput Paduka Yang Mulia untuk inspeksi,” kata Amir.
Sukarno langsung memotong Amir dan minta agar disampaikan kepada Nasser bahwa ia terlalu lelah buat inspeksi pasukan ataupun persenjataan Mesir di larut malam. Tapi Amir terus meminta Sukarno ikut dengannya.
“Begini, presiden kami mengundang sahabat beliau, Presiden Indonesia, untuk menginspeksi penari-penari perut di Kairo ini." Mendengar itu, Sukarno mendadak sontak bersemangat.
“Kenapa tidak bilang dari tadi!” kata Sukarno. “Sampaikan kepada saudaraku, Nasser, Sukarno dari Indonesia akan siap dalam sepuluh menit!”
Inspeksi penari perut yang diceritakan ulang oleh Guntur Soekarno ini hanya salah satu agenda tak resmi Bung Karno bersama pemimpin negara sahabat. Dalam buku Bung Karno, Bapakku, Kawanku, dan Guruku, Guntur bercerita Sukarno di sela-sela pertemuan Gerakan Nonblok pernah diajak menonton kabaret oleh Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito.
“Wah, Bapak senangnya bukan main diajak Pak Tito nonton kabaret yang pamer paha,” tulis Guntur. “Waktu Pak Tito ke Indonesia dibalas dengan mengajak nonton tari Bali yang megal-megol mengasyikkan.”
Peneliti sejarah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Asvi Warman Adam, melihat undangan menonton tari perut dan kabaret itu menunjukkan Sukarno memang akrab betul dengan pemimpin negara lain. “Sukarno bisa akrab karena dia sendiri memang supel,” kata Asvi.
Namun keakraban itu bukan sekadar hura-hura karena, Asvi melihat, Sukarno memanfaatkan itu buat mengegolkan kepentingan Indonesia dan negara dunia ketiga lainnya. Kedekatan itu, kata Asvi, membantu memuluskan misi diplomatiknya mendirikan Gerakan Nonblok demi menandingi Blok Amerika Serikat dan Blok Uni Soviet.
Tak cuma dengan kawan, Sukarno juga bisa berkarib dengan lawan. Asvi mencontohkan Sukarno, yang meski kerap diganjal Amerika Serikat, bisa melenggang dan berbincang hangat dengan Presiden John F. Kennedy.
Meski banyak mengkritik Amerika, kata Asvi, Sukarno datang ke sana karena perlu dukungan Amerika buat menekan Belanda keluar dari Papua. “Dia berprinsip hubungan antarnegara kan tidak melulu bertengkar meskipun Indonesia sering mengkritik Amerika,” kata Asvi.
Kisah Sukarno selengkapnya bisa dinikmati di Harian detik.
Mengenang Bung Karno : Bung Karno Selundupkan Senjata dari Soviet
5:06:00 PM
No comments
Banyak cerita mengenai Bung Karno (6 Juni 1901-21 Juni 1970) di luar yang tertulis di sejarah. Harian detik menurunkannya secara berseri untuk Anda:
Saat Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika akan digelar di Bandung pada 1955, Presiden Sukarno sengaja mengundang delegasi Aljazair, yang masih berperang melawan kolonial Prancis. Berkat forum internasional yang digagas Sukarno itulah nama Aljazair pertama kali dikenal dunia internasional. Hingga akhirnya pada 5 November 1962 para pejuang memproklamasikan kemerdekaan Aljazair.
Tapi peran Sukarno bagi Aljazair tak berhenti di situ. Pada 1957, ia menyelundupkan senapan mesin bagi Front Nasional Pembebasan Aljazair untuk melawan Prancis. Misi rahasia ini melibatkan dua kapal selam yang dipesan Indonesia dari Uni Soviet. Setelah berlayar dari Moskow menuju Aljazair, barulah kapal selam itu melanjutkan perjalanan ke Tanah Air.
Pada 1949 hingga 1958, Uni Soviet memang memproduksi 236 kapal selam kelas Whiskey, yang 12 di antaranya dibuat untuk Indonesia. Bahkan, menurut Abdelhamid Mehri, pejuang Aljazair yang meninggal pada 30 Januari 2012, Sukarno tak cuma menyuplai senjata dari Moskow, tapi juga mengirimkan perwira-perwira TNI dari berbagai angkatan untuk melatih pejuang Aljazair.
Ketika Guntur bertanya apakah Bung Karno tidak takut pada sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa karena melanggar hukum internasional, dia membalas dengan suara kentut yang besar! Ya, dia bilang kalau PBB berani menghukumnya karena membantu negara lain lepas dari penjajahan, dia akan mengentuti badan internasional itu.
“Soal kemerdekaan, soal menghancurkan imperialisme, itu buatku nomor satu,” ujarnya seperti dikutip Guntur dalam buku Bung Karno, Bapakku Kawanku, Guruku.
Tapi Sukarno tak hanya nekat. “Kita itu harus pakai otak,” kata Bung Karno menjelaskan alasannya mengirim senjata ke Aljazair.
Buat Sukarno, membantu Aljazair merdeka merupakan taktik diplomasi menikung buat merebut Irian Barat. Menyerang langsung ke Papua hanya akan membuat Belanda diuntungkan dengan bantuan dari pasukan Sekutu, yang bermarkas di Samudra Pasifik. Apalagi jalan diplomatik pun mentok di PBB.
Sukarno mengharapkan efek domino dari sukses pejuang Aljazair memukul Prancis di negerinya. Merdekanya Aljazair akan menambah daftar negara yang mendukung perjuangan melawan kolonialisme. “Di sini beratnya perjuangan melawan kolonialisme,” kata Sukarno. “Yang mau kita serang adalah Belanda di Irian Barat, tapi kita juga harus menggempur benteng-benteng mereka di semua tempat.”
Atas jasa-jasanya itu, tak mengherankan bila nama Sukarno begitu beken di Aljazair, belahan utara Afrika. Begitu juga di negara-negara Timur Tengah. Cuma, di sana nama Sukarno lebih populer dengan sebutan Ahmed Zukarna. Adalah Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser yang mengenalkan Sukarno sebagai Ahmad Sukarno atau yang dilafalkan dengan lidah lokal jadi Ahmed Zukarna.
Kisah Sukarno selengkapnya bisa dinikmati di Harian detik.
Mengenang Bung Karno : Taktik Barter Sukarno Melawan CIA
5:02:00 PM
No comments
Banyak cerita mengenai Bung Karno (6 Juni 1901-21 Juni 1970) di luar yang tertulis di sejarah. Harian detik menurunkannya secara berseri untuk Anda:
Sukarno tergopoh-gopoh keluar dari kamarnya. Pagi itu perutnya melilit dan terburu-buru hendak masuk toilet Istana.
Sesaat sebelum masuk, ia menunjuk ke arah tumpukan koran, yang setiap pagi ditaruh di muka kamarnya. “Heh, ayo cepat, itu koran semua aku mau baca di kakus,” kata Sukarno.
Namun orang yang dimintai tolong malah menyandera harian Suluh Indonesia, corong Partai Nasional Indonesia. “Apa benar ini berita Bapak menukar Pope dengan jalan bypass?” tanya Guntur Soekarno.
Pope yang dimaksud adalah Allen Lawrence Pope, pilot asal Amerika Serikat yang pesawatnya, B-26 Invader, ditembak jatuh TNI di Maluku pada 1958. Saat itu Pope, yang pensiunan militer Amerika, tengah menjalani misi pengeboman CIA buat menyokong pemberontakan Perdjuangan Rakjat Semesta alias Permesta.
Pope awalnya disebut Amerika sebagai tentara bayaran. Nahas bagi Pope. Saat dibekuk, dia membawa banyak dokumen yang mengindikasikan dia memang bekerja buat CIA lewat Civil Air Transport, maskapai yang dipakai dinas rahasia Amerika itu buat operasinya di Timur Jauh.
Pope setidaknya 12 kali membombardir lapangan udara TNI dan pelabuhan sipil di Maluku dan Sulawesi. Pria asal Miami itu hanya mengakui dua misi penerbangan saja, tapi pengadilan Indonesia pada 1960 memvonisnya hukuman mati.
Pada 1961, Presiden Dwight D. Eisenhower diganti John F. Kennedy. Gaya politik luar negeri Amerika pun berubah dan lebih bersahabat terhadap Indonesia.
Sukarno, yang sebelumnya akan digergaji kursi presidennya, malah diundang ke Gedung Putih. Diduga saat itulah masalah Pope dibahas.
Setahun setelah pertemuan itu, Pope diam-diam diantar pesawat Negeri Abang Sam di bandara Jakarta. Sebelum dia dipulangkan, Sukarno berpesan, ”Jangan muncul ke publik, jangan membuat cerita aneh-aneh. Pulang dan menghilanglah dan kami akan melupakan semuanya,” ujarnya seperti ditulis dalam buku Subversion as Foreign Policy The Secret Eisenhower and Dulles Debacle in Indonesia.
Pemulangan Pope itu tidaklah gratis. Kennedy mesti membarternya dengan pesawat angkut Hercules dan dana pembangunan jalan bypass dari Cawang ke Tanjung Priok.
Lain lagi cerita Bambang Avianto, putra sulung Marsekal Pertama Joko Nurtanio. Anak penggagas industri penerbangan Indonesia itu menunjuk pada bangkai helikopter Bell-47 J2A Roger, yang 30 tahun teronggok di ujung landas pacu Husein Sastranegara.
Bambang mengatakan helikopter kepresidenan era Sukarno itu merupakan hadiah Presiden Kennedy. Helikopter berjulukan si Walet itu status resminya hadiah, tapi sejatinya bagian dari barter dengan Pope. “Itulah salah satu kelebihan diplomasi Bung Karno,” ujarnya.
Kennedy memang ingin menjauhkan Sukarno dari Cina dan Uni Soviet. Taktik yang dipakai adalah memberi bantuan nonmiliter.
Namun bernarkah Sukarno menukar Pope dengan pesawat dan sejumlah proyek pembangunan? Ketika Guntur Soekarno mendesak soal itu, ayahnya cuma tertawa.
Usai urusannya di toilet istana pada 1960-an itu, Sukarno cuma berujar, “Mudah-mudahan Amerika kirim Pope yang lain. Kalau tertangkap nanti, aku minta tukar dengan Ava Gardner dan Yvonne de Carlo!”
Kisah Sukarno selengkapnya bisa dinikmati di Harian detik.
Siap-siap Bunga Kredit Naik! BI Rate Naik Jadi 6%
2:00:00 PM
No comments
Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps). BI Rate kini bertengger di level 6%.
"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 13 Juni 2013 memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 6,00%, dengan suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Facility masing-masing tetap sebesar 4,25% dan 6,75%," jelas Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs dalam siaran persnya, Kamis (13/6/2013).
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari bauran kebijakan Bank Indonesia untuk secara pre-emptive merespons meningkatnya ekspektasi inflasi serta memelihara kestabilan makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan di tengah ketidakpastian di pasar keuangan global.
"Bank Indonesia tetap melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai kondisi fundamentalnya dan terus menjaga kecukupan likuiditas di pasar valas domestik," terang Peter.
Menghilang 5 Bulan, Briptu Rani Akhirnya Muncul: Saya Nggak Sembunyi
1:33:00 PM
No comments
Setelah menghilang hampir 5 bulan, Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni (25), akhirnya muncul. Sekpri Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho ini membantah bersembunyi atau menghindar dari hukuman 21 hari karena dinilai sering bolos.
"Saya nggak sembunyi, saya lagi sakit," kata Rani saat berbincang secara eksklusif dengan TransTV sebagaimana dilansir DetikTV, Kamis (13/6/2013).
Saat wawancara, Rani mengenakan blus warna pink dibalut rok warna cokelat. Rambutnya masih pendek dan tertata rapi. Tutur katanya jernih, seperti sedang menegaskan keberadaannya selama ini.
"Saya di Jakarta, ikut terapi pengobatan," jelasnya.
Rani menghilang sejak 17 Januari 2013. Dalam sidang disiplin Komisi Kode Etik Polri (KKEP), ia dihukum 21 hari karena tidak masuk selama 2 minggu. Karena putusan tak direspons, polisi mencari Rani. Mulai dari tempat kos di Kelurahan Wonokusumo Gang IV, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, hingga rumah orangtuanya, Ujungberung, Bandung. Namun hasilnya nol. Rani pun masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kabar tak sedap mengiringi hilangnya Rani dari Polres Mojokerto. Dari isu pelecehan seksual oleh atasan atau perwira hingga tersebarnya foto-foto syurnya yang beredar di dunia maya.
Video eksklusif wawancara Briptu Rani, bisa disaksikan di sini.
Sosok : Gagal di Bakso, Rizka Sukses Bisnis Oleh-oleh
12:56:00 PM
No comments
Kegagalan tak menyurutkan semangat Rizka Wahyu Romadhona untuk terus menggeluti dunia usaha. Kini, setelah kembali bangkit, kesuksesan dia panen sebagai pengusaha oleh-oleh khas Bogor. Lapis Sangkuriang yang berbahan talas mencatat omzet hingga miliaran rupiah setiap bulan.
Gerai Lapis Sangkuriang yang terletak di Jalan Pajajaran, Bogor, tak pernah sepi. Hampir sepanjang waktu, pengunjung menjejali gerai yang menjual kue lapis.
Lantaran banyak orang yang memburu oleh-oleh ini, Rizka Wahyu Romadhona, pemilik Lapis Sangkuriang, menerapkan sistem antrean bagi para konsumen. Ia juga membatasi pembelian hanya tiga kotak roti bagi setiap pembeli. “Produksi kami masih terbatas,” kata lulusan Teknik Informatika, Institut Teknologi Surabaya ini.
Meski terbatas, nyatanya, penjualan lapis berbahan talas, umbi yang banyak terdapat di Bogor, cukup besar. Dalam sehari, tak kurang dari 3.900 kotak Lapis Sangkuriang terjual.
Selain gerai di Jalan Pajajaran, Rizka juga membuka dua cabang lain, di Jalan Sholeh Iskandar Bogor dan Jalan Raya Puncak, Ciawi. Di luar itu, masih ada 10 resellers yang tersebar di sekitar Bogor.
Usaha Rizka patut mengundang decak kagum. Maklum, perempuan asal Surabaya tersebut belum lama ini menjalani usaha ini. Tepatnya, pada Juni 2011, ia mulai membuat kue lapis berbahan talas.
Rizka dan sang suami, Anggara Kasih Nugroho Jati, memang pasangan pebisnis. Kiprah awal mereka adalah berdagang bakso. Rizka, yang saat itu masih berstatus karyawan suatu perusahaan telekomunikasi, selalu membawa bakso dalam kantong plastik dan dijual ke teman-teman sekantor.
Rizka melepas jabatan sebagai manager di perusahaan tersebut, setelah profit penjualan baksonya menyamai gajinya. Bersama sang suami, Rizka total terjun menjadi pengusaha bakso. Selain memasok bakso ke konsumen lamanya di Jakarta, mereka juga menawarkan kemitraan gerai bakso.
Sayang, usaha itu tak berumur panjang. “Banyak mitra yang nakal, mencampur bakso kami dengan bakso lain, sehingga kualitas menurun,” tutur dia. Rizka pun menuai rugi karena banyak gerai yang tutup. Ia harus menjual mobil. Bahkan, motor operasional ditarik leasing. “Kami menunggak pembayaran angsuran rumah hingga empat bulan,” kenang dia.
Lapis dari talas
Berpijak dari keterpurukan dan kebutuhan uang yang mendesak, Rizka kembali memutar otak. Terinspirasi oleh ramainya pariwisata di Bogor, tebersitlah idenya untuk membuat produk oleh-oleh khas Bogor.
Tak ingin mengulang pengalaman pahit saat berdagang bakso, Rizka mulai memikirkan matang-matang konsep usahanya. Selain kualitas, produknya harus mempunyai ciri khas yang lekat dengan Kota Bogor.
Ia pun teringat pada lapis surabaya yang begitu populer. “Di Bogor belum ada lapis seperti itu,” kata dia.
Lantas, Rizka meminta resep dari ibunya di Surabaya. Supaya nuansa Kota Hujan tampak, ia menggunakan talas yang berlimpah di Bogor. Ia mencoba bahan baku itu sebagai pengganti terigu. Bermodal uang Rp 500.000 dan mixer milik mertua, perempuan 29 tahun ini membuat lapis talas.
Semula Rizka menjual lapis talas itu ke tetangga, teman, arisan, serta kelompok pengajian. Namun, ia menyadari gaya pemasaran semacam itu tak bisa mendongkrak penjualan dengan cepat. Rizka pun menawarkan lapis talas ke beberapa hotel di Bogor. Sayang, usaha itu gagal.
Tak kurang akal, Rizka pun melobi pimpinan perhimpunan pengusaha hotel dan restoran di Bogor. Ia mengenal jaringan pengusaha hotel dan resto karena aktif mengikuti pameran yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Dari situ, jalan bagi Rizka terbuka. “Hotel memberi kesempatan untuk membuka booth jika ada rombongan yang ingin membeli oleh-oleh,” kata perempuan ayu berhijab ini.
Rasa yang enak, tekstur lembut, serta harga yang terjangkau membuat lapis talas Rizka benar-benar menjadi buah tangan andalan Bogor. Bukan hanya tamu hotel, banyak pelancong yang juga mencari Lapis Sangkuriang untuk dibawa pulang.
Untuk memudahkan pelanggan, Rizka membuka gerai pertamanya di Jalan Baru pada Desember 2011. Tahun berikutnya, dua gerai lain beroperasi.
Kendati terlihat mulus, Rizka juga mengalami berbagai rintangan dalam perjalanan usahanya. Pernah, saat jumlah karyawan mencapai 60 orang, Rizka merasakan masalah datang silih berganti. “Ketika itu, saya sempat berpikir mengakhiri usaha ini. Pusing mengelola banyak orang,” kisah dia.
Seorang teman lantas menyarankan Rizka untuk memakai jasa konsultan bisnis. Maklum, meski sudah mengenyam pendidikan magister bisnis, Rizka mengakui tak bisa langsung mempraktikkan ilmunya di lapangan. Ia pun mendapat banyak masukan dari konsultan bisnis tersebut.
Sampai kini, Rizka masih menggunakan jasa konsultan bisnis. Jumlah karyawan sudah mencapai 114 orang. Ia juga berencana meningkatkan kapasitas produksi hingga empat kali lipat. Ia tengah mempersiapkan sebuah pabrik lapis. (J. Ani Kristanti, Fransiska Firlana)
Sumber : KONTAN
Editor : Erlangga
Djumena
Ini Sosok Nico, dari 'Koboi Jalanan' Hingga Bandar Pil Setan
11:25:00 AM
No comments
"Dor... Dor... Dor!"
Timah panas dari pistol pria bertato menyasar bus TransJakarta bernomor polisi B-7282-IV, tepatnya di tutup tangki Bahan Baka Gas (BBG). Penumpang yang berada di dalam bus histeris. Meski menyasar bagian vital bus, untunglah tidak terjadi ledakan akibat peluru yang dimuntahkan Nico alias Siang Fuk.
'Koboi' Nico nekat menembakkan senjata mematikan itu karena merasa sedan Lancer nomor polisi B 171 JUN yang dikendarainya terhalangi bus yang berhenti di Halte Pluit, Jakarta Utara, Sabtu 15 Januari 2011, pukul 20.30 WIB. Nico saat itu mengemudi di jalur khusus bus TransJ.
Malam keesokan harinya, Polrestro Jakarta Utara mencokok Nico di kediamannya di perumahan elite Pantai Indah Kapuk. Dari tangan tersangka, juga didapati senjata api dan 1.600 butir ekstasi.
Akibat ulahnya itu, Nico dikenakan pelanggaran perundangan berlapis, mulai dari UU Darurat No 12/1951 tentang Bahan Peledak dan Senjata Api, pasal 287 ayat 1 UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan terakhir koboi jalanan itu terlibat pelanggaran pidana perjudian yang diatur di dalam pasal 303 KUH Pidana.
Kepolisian saat itu cepat menangkap Nico. Di mata polisi, sosok ini merupakan orang yang tidak asing lagi. Sehingga, saat ciri itu dikenali, kepolisian dengan cepat menggulung Nico.
"Memang ada record di kepolisian di mana dia memang sering membuat onar," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Achmad Ibrahim, Senin (17/1/2011) lalu.
Setelah melalui proses hukum, pada 14 Juli 2011, Pengadilan Negeri Jakarta Utara menghukum Nico dengan vonis 17 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar. Tidak terima, Nico lalu banding dan kasasi. Tapi usaha tersebut gagal.
Hukuman ini jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa yang meminta hukuman penjara seumur hidup bagi pria yang berumur 29 tahun tersebut.
Berikut catatan detikcom terkait sosok Nico, napi 'koboi'dari Kamal Muara yang diduga mengendalikan pabrik ekstasi di Kalideres, Jakbar, meski telah meringkuk di balik penjara.
1. Rumah Mewah Bandar Narkoba
Bukan cerita baru bila bandar narkoba memiliki rumah elite sebagai tempat persembunyian bisnis haramnya. Nico salah satunya, yang memiliki rumah di Perumahan Mediterania Golf, Jl Kenari Raya No 15, Panjaringan, Jakarta Utara.
Hampir seluruh rumah yang ada di kawasan perumahan tersebut bercat kuning dan berlantai tiga. Kawasan Mediterania Golf mulanya merupakan persawahan dan rawa yang kemudian diubah menjadi kompleks mewah. Sepanjang jalan kompleks berdiri penuh pepohonan yang memberikan kerindangan tersendiri. Aroma yang tercium bersumber dari semilir laut yang jaraknya hanya 100 meter dari kompleks.
Sedikit kendaraan yang keluar masuk dari pintu kompleks. Kebanyakan yang hilir mudik adalah para pembantu maupun pengasuh anak dari penghuni kompleks. Rumah Nico berjarak sekitar 200 meter dari pos keamanan. Tidak ada kendaraan pribadi yang terparkir di depan rumah, hanya satu unit mobil polisi berwarna abu-abu.
2. Nico 'Koboi' dan Keterlibatan Mafia
Kapolres Jakarta Utara saat itu, Kombes Andhap Budhi menyatakan, ada kemungkinan Nico terlibat dalam praktik mafia di Jakarta. Dugaan tersebut didasari kepemilikan senjata api yang ada di tangan Nico.
Nico si penembak bus TransJakarta diduga terlibat dengan kelompok mafia di Jakarta. Dugaan ini didasari pada kepemilikan sejumlah senjata api serta bukti-bukti lainnya.
Saat Nico ditangkap di rumahnya, di kediamannya terpasang sejumlah CCTV. Mulai dari teras rumah hingga di setiap sudut ruangan rumahnya.
"Saat digerebek di rumahnya, di depan rumahnya terpasang CCTV, dan di sudut ada CCTV. Dalam rumah juga ada. Dia bisa melihat siapa-siapa saja yang datang ke rumahnya," ujar Andap.
3. Tak Setor Duit Narkoba, Kaki Anak Buah Nico Didor
Sebagai bos besar dalam peredaran dan pengendalian narkoba, Nico dikenal berdarah dingin. Dia tidak segan menyiksa anak buahnya yang berperan dalam peredaran narkotika.
Seperti dialami Cece (31) dan Iwan (28). Keduanya mengalami penyekapan dan penganiayaan lantaran tidak menyetor Rp 50 juta hasil transaksi narkotika kepada Nico
"Mereka ini anak buah Nico yang menjadi pengedar ekstasi dan sabu," kata Kapolres Jakarta Utara saat itu Kombes Andap Budhi, Selasa (18/1/2011).
Saat pengerebekan di kediaman Nico pada Minggu malam, 16 Januari 2011, polisi menyita berbagai senjata api seperti sebuah Revolver rakitan, sebuah senjata api kaliber 22 dan berbagai jenis amunisi. Di lokasi itu polisi juga menemukan berbagai senjata tajam seperti golok dan pedang.
4. Pengusaha Klub Malam Sampai Bodyguard
Polisi membongkar identitas Nico satu per satu. Terungkap Nico merupakan pengusaha klub malam di Tamansari, Jakarta Barat, yang berinisial RM.
Nama Nico dalam daftar kepolisian tidaklah asing. Dia disebut-sebut sebagai bandar narkotika dan kesehariannya memakai jasa preman. 4 Senjata tajam berupa samurai dan golok yang ditemukan aparat di sedan Lancer merah B 171 JUN yang dikendarainya diduga untuk mempersenjatai preman bayarannya.
Saat kepolisian menangkap Nico di rumahnya di kompleks perumahan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, dua jam setelah kejadian pada 15 Januari 2011, polisi menemukan sesuatu yang mencengangkan. Di kamar tidurnya, Nico rupanya menyimpan dua pucuk senjata api. Salah satu pistol yang dipakai pria penuh tato itu menembaki bus TransJ disita polisi.
Polisi kemudian menggeledah seisi rumah tersangka. Di brankas ruang kerjanya, polisi menemukan 2.700 butir Happy Five, 11.963 butir ekstasi serta uang sebesar Rp 101 juta. Uang sebanyak itu diduga hasil penjualan narkotika.
Semakin penasaran, kepolisian mengembangkan penyidikan ke rumahnya yang lain di Jl Kenari, 100 meter dari rumah pertamanya di Pantai Indah Kapuk. Di lokasi tersebut polisi menemukan 1 tong ephedrine, bahan pembuatan ekstasi yang beratnya mencapai 50 kilogram. Di lokasi itu juga polisi mengamankan alat pencetak ekstasi.
Pengembangan di rumah tersangka lainnya di Kamal Muara ditemukan ada 17 bilah samurai dan golok.
5. Pengendali Pabrik Ekstasi dari Balik Bui
Belumlah tuntas masa penahanan 'koboi jalanan' penembak bus TransJ di Halte Pluit awal Januari 2011 lalu, Nico kembali harus berurusan dengan penegak hukum. Rabu (12/6) malam kemarin, tim Badan Narkotika Nasional (BNN) menjemputnya di Lapas Narkotika Cipinang, Jaktim.
Pria 29 tahun penuh tato ini diduga mengotaki pabrik ekstasi di Kalideres, Jakarta Barat. Nico kini telah berada di tangan BNN.
Andri
Haryanto - detikNews
Mau Jadi Miliuner? Belajarlah dari 'Superman' Asia Terkaya Ini
10:23:00 AM
No comments
Asia kini tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Pertumbuhan ekonominya
saat ini merupakan yang tercepat di seluruh kawasan lain. Asia, menjadi
'rumah' para miliuner baru yang super kaya dan sukses.
Siapa yang mau jadi miliuner? Mungkin seharusnya bukan sebuah pertanyaan namun justru pernyataan 'Siapa yang tak mau jadi miliuner!'
Lewat sebuah artikel yang dilansir dari AsiaOne, Kamis (13/6/2013), detikFinance mencoba mengungkap bagaimana orang terkaya di seluruh Asia ini mampu membangun 'kerajaannya' sendiri.
Adalah warga Hong Kong bernama Li Ka-Shing yang saat ini berumur 84 tahun. Kekayaannya mencapai US$ 29,7 miliar atau mencapai Rp 282 triliun!
Li dikenal sebagai satu tokoh bisnis paling kuat di Asia. Ia bahkan memiliki julukan "Superman" karena kekuatannya yang mampu mencetak banyak transaksi bisnis yang menguntungkan.
Li Ka-shing memegang 3 perusahaan yakni Cheung Kong, Hutchison Whampoa, dan Husky Energy.
Li bertempat tinggal di Hong Kong dan ia juga menjadi orang terkaya ke-9 di antara orang-orang di seluruh dunia.
Sejarahnya, Li tidak pernah menyelesaikan pendidikannya. Ia berhenti sekolah ketika berumur 12 tahun. Li stop bersekolah karena berniat membantu keluarganya. Tapi Li berhenti sekolah karena memang terpaksa, ia dan keluarganya tidak memiliki uang. Jadi bukan karena malas.
Pria yang berumur 84 tahun ini memulai bisnisnya dengan membuat mainan. Kegigihannya ia bisa mendirikan perusahaan sendiri yang memang perusahaan tersebut dari kecil sekali. Saat ini Li memiliki dua seorang anak dan berstatus duda. Salah satu anaknya, yakni Richard bertengger di urutan ke-28 orang paling tajir se-Hong Kong.
Baru-baru saja, Li membeli perusahaan gas Wales & West Utilities di Inggris senilai US$ 1 miliar pada Oktober 2012 lalu. Li terkenal dermawan dan yayasannya sosialnya cukup fokus di urusan kemanusiaan.
Yayasan miliknya, yang bernama Li Ka Shing Foundation, mengumpulkan beberapa pepatah atau tips yang merepresentasikan kehidupan sang taipan. Seluruh tipsnya ini, pernah diucapkan langsung oleh CEO Cheung Kong Holdings Limited dan Hutchison Whampoa Limited ini di masa lalu:
Siapa yang mau jadi miliuner? Mungkin seharusnya bukan sebuah pertanyaan namun justru pernyataan 'Siapa yang tak mau jadi miliuner!'
Lewat sebuah artikel yang dilansir dari AsiaOne, Kamis (13/6/2013), detikFinance mencoba mengungkap bagaimana orang terkaya di seluruh Asia ini mampu membangun 'kerajaannya' sendiri.
Adalah warga Hong Kong bernama Li Ka-Shing yang saat ini berumur 84 tahun. Kekayaannya mencapai US$ 29,7 miliar atau mencapai Rp 282 triliun!
Li dikenal sebagai satu tokoh bisnis paling kuat di Asia. Ia bahkan memiliki julukan "Superman" karena kekuatannya yang mampu mencetak banyak transaksi bisnis yang menguntungkan.
Li Ka-shing memegang 3 perusahaan yakni Cheung Kong, Hutchison Whampoa, dan Husky Energy.
Li bertempat tinggal di Hong Kong dan ia juga menjadi orang terkaya ke-9 di antara orang-orang di seluruh dunia.
Sejarahnya, Li tidak pernah menyelesaikan pendidikannya. Ia berhenti sekolah ketika berumur 12 tahun. Li stop bersekolah karena berniat membantu keluarganya. Tapi Li berhenti sekolah karena memang terpaksa, ia dan keluarganya tidak memiliki uang. Jadi bukan karena malas.
Pria yang berumur 84 tahun ini memulai bisnisnya dengan membuat mainan. Kegigihannya ia bisa mendirikan perusahaan sendiri yang memang perusahaan tersebut dari kecil sekali. Saat ini Li memiliki dua seorang anak dan berstatus duda. Salah satu anaknya, yakni Richard bertengger di urutan ke-28 orang paling tajir se-Hong Kong.
Baru-baru saja, Li membeli perusahaan gas Wales & West Utilities di Inggris senilai US$ 1 miliar pada Oktober 2012 lalu. Li terkenal dermawan dan yayasannya sosialnya cukup fokus di urusan kemanusiaan.
Yayasan miliknya, yang bernama Li Ka Shing Foundation, mengumpulkan beberapa pepatah atau tips yang merepresentasikan kehidupan sang taipan. Seluruh tipsnya ini, pernah diucapkan langsung oleh CEO Cheung Kong Holdings Limited dan Hutchison Whampoa Limited ini di masa lalu:
- Sebagai pemimpin, seseorang harus lebih sering menghabiskan waktu merencanakan masa depan
- Jangan terlalu optimistis ketika pasar sedang bagus, jangan pula terlalu pesimistis ketika pasar sedang buruk
- Reputasi yang bagus bagi perusahaan dan diri anda adalah aset berharga yang tidak ternilai meski tidak tertulis dalam laporan keuangan
- Tidak peduli betapa kuat atau ahlinya anda di satu bidang, jika anda tidak punya hati dan niat yang kuat, anda tidak akan sukses
- Untuk menjadi manajer yang baik, sikap dan kemampuan adalah bahan dasar yang harus seimbang. Seorang pemimpin bisa memberi inspirasi kepada bawahannya, sementara seorang bos mendominasi bawahannya sehingga mereka merasa kecil.
- Rumus untuk bisa sukses itu sulit ditemukan, anda pun harus hati-hati karena tanda-tanda kegagalan justru tersebar di mana-mana. Membangun sebuah fondasi yang bisa meminimalisir kegagalan sudah terbukti bisa menjadi jalan pintas menuju kesuksesan.
- Seorang manajer yang sukses adalah yang bisa membaca bakat orang lain. Tak hanya mereka bisa memilih orang yang lebih pintar dari dirinya, tetapi juga bisa menghindari memilih karyawan yang terlalu bangga akan dirinya melebihi keahlian aslinya.
- Seni manajemen yang bagus terletak dalam kapasitasnya menerima tantangan, serta kemampuannya melebur pemikiran baru dan lama.
Herdaru
Purnomo - detikfinance
Masa Kecil Jokowi Difilmkan
9:16:00 AM
No comments
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi mengaku tak memasalahkan rencana pemutaran film Jokowi di gedung-gedung bioskop. Ia mengaku hanya malu cerita masa kecilnya ada dalam film tersebut.
"Saya harus gimana dong, saya memang sejak awal tidak setuju. Itu karena saya malu," ujar Jokowi sebelum rapat paripurna di Gedung DPRD DKI pada Rabu (12/6/2013) sore.
Mantan Wali Kota Surakarta itu mengungkapkan, ia belum menonton cuplikan film yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis tersebut. Jadi, Jokowi tidak bisa menilai konten film berdurasi dua jam itu.
Dihubungi secara terpisah, produser eksekutif film tersebut, KK Dheeraj, dari K2K Production, mengungkapkan bahwa film tersebut tak pernah terkena masalah izin. Ia membenarkan bahwa Jokowi malu jika masa lalunya dijadikan film. Tetapi, bagi Dheeraj, justru jawaban itu yang melatarbelakangi pembuatan film Jokowi.
"Itu jawaban sederhana beliau, memang seperti itu. Itulah yang buat saya mengagumi beliau. Dia pejabat yang sangat rendah hati," ujar Dheeraj.
Pria yang sebelum ini sudah memproduksi 30 film itu mengungkapkan, Jokowi tak perlu khawatir atas filmnya. Pasalnya, film tersebut hanya berkisah tentang masa kecil Jokowi dan yang menjadi sumber cerita film itu adalah keluarga, kerabat, teman sekolah, guru, dan tetangganya di Solo.
"Jadi, bukan soal jalan politiknya karena jalan politiknya belum selesai, masih panjang. Jadi, kita ambil masa kecilnya yang sudah selesai," terang Dheeraj.
Oleh karena itu, pihaknya tak mengurungkan niat akan memutar film tersebut mulai 20 Juni 2013, satu hari sebelum ulang tahun ke-52 Jokowi. Ia berharap film itu bisa memuaskan keingintahuan masyarakat soal masa lalu Jokowi.
Sepeda Pun Bakal Terbang
8:50:00 AM
No comments
Sepeda yang bisa terbang tak ubahnya pesawat terbang diperlihatkan di Praha, Republik Ceko, Rabu (12/6/2013). Sepeda terbang ini dibuat oleh tiga perusahaan asal Ceko.
Sepeda tersebut berhasil terbang lepas landas dari sebuah pusat ekshibisi di Praha dan kemudian mendarat dengan selamat setelah terbang selama 5 menit. Kantor berita AP hari Rabu (12/6/2013) melaporkan, sepeda listrik ini berhasil terbang dengan pengendalian jarak jauh.
Bobot sepeda yang penampakannya mirip sepeda gunung ini mencapai 95 kilogram. Tenaga yang dipakai untuk terbang berasal dari dua baterai yang memutar baling-baling di depan sepeda, dua baling-baling lain di bagian belakang, serta masing-masing satu baling-baling di sisi kiri dan kanan sepeda.
Sebuah boneka ditempatkan di sadel selama pertunjukan prototipe itu. Milan Duchek, Direktur Teknik Duratec, salah satu perusahaan pembuat sepeda, menegaskan, sumber tenaga dari baterai diperlukan sebagai percobaan sebelum tenaga manusia dipakai untuk menggerakkan pedal dan baling-baling sepeda tersebut.
Editor : Palupi Annisa Auliani
Korban Prostitusi Siswi SMP Pernah Diperkosa Ayah Tiri
8:43:00 AM
No comments
Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, Rabu (12/6/2013), mengatakan, secara materi, mereka semua hampir berasal dari keluarga yang cukup.
"Tapi, karena masalah keluarga, mereka bersedia terjun ke dunia seks bebas," ujarnya.
Hasil pemeriksaan menyebutkan, mereka di antaranya ada yang pernah diperkosa ayah tirinya, ada yang ayah dan ibunya bercerai, konflik keluarga berkepanjangan, serta ada yang memiliki masalah dengan mantan pacarnya.
"Ada yang sudah direnggut kegadisannya oleh mantan pacarnya," tambah Suparti.
Sebanyak 11 pelajar SMP yang masih bebas beraktivitas ini sebelumnya divisum oleh polisi sebagai upaya melengkapi berkas pemeriksaan dan bukti. Sebagian dari mereka diciduk saat beroperasi di sebuah hotel di Jalan Darmokali, Surabaya, pekan lalu.
Mereka dijual oleh NA, pelajar kelas III SMP swasta, yang sudah beroperasi sejak enam bulan terakhir. NA menawarkan para korbannya kepada pria hidung belang melalui fasilitas telepon dan pesan elektronik. Harga yang ditawarkan pelaku dari Rp 750.000 hingga Rp 1 juta untuk sekali kencan jangka pendek. Dari transaksi itu, pelaku mendapat imbalan sebesar Rp 250 ribu.
Langganan:
Komentar (Atom)




