Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga
Jakarta, EWFpronews - Perkembangan terbaru seputar Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga menarik perhatian investor. Tim riset EWF Praxis merangkum informasinya sebagai berikut:
Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sejumlah pengusaha teknologi menyebut pajak kekayaan berpotensi memaksa pendiri perusahaan menjual surat berharga dalam jumlah besar untuk memenuhi kewajiban likuiditas.
Artikel Terkait yang Direkomendasikan
- Baca Juga: Video: Purbaya Minta 27 Bank Lapor Transaksi Kartu Kredit Nasabah (06 Mar 2026)
- Baca Juga: Video: Di Tengah Kecamuk Perang, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat (06 Mar 2026)
- Baca Juga: Airlangga ke Bos Danantara: investasi dana Emas Bisa Cuan 60% Setahun (06 Mar 2026)
- Baca Juga: Bukan Fitch dan Moodys, Purbaya Ungkap Yield SBN Naik Gegara Perang (06 Mar 2026)
- Baca Juga: Anak Muda Wajib Tahu, Ini Cara Mudah Raih Rumah Impian Lewat BRI (06 Mar 2026)
Salah satu miliarder pendiri Anduril, Palmer Luckey, misalnya, mengatakan bahwa pajak yang diusulkan akan memaksa para pendiri miliarder untuk menjual sebagian besar perusahaan nya untuk mendapatkan likuiditas yang cukup untuk membayar tagihan pajak mereka.
"Sekarang saya dan rekan-rekan pendiri saya harus mencari uang tunai miliaran dolar," tulisnya dalam sebuah posting pada 28 Desember di platform media sosial X.
Miliarder lain, pemodal ventura dan salah satu pendiri Sun Microsystems Vinod Khosla, menyarankan dalam sebuah posting pada 28 Desember di X bahwa pajak kekayaan akan meyakinkan para miliarder untuk meninggalkan negara bagian tersebut.
Sebaliknya, para pendukung inisiatif pemungutan suara telah menunjukkan studi yang menyanggah gagasan bahwa pajak yang lebih tinggi mengakibatkan migrasi sejumlah besar orang kaya dan bisnis.
Mengutip sebuah artikel pada 26 Desember di The New York Times, para pemimpin bisnis lainnya, termasuk salah satu pendiri Google, Larry Page, dan pemodal ventura Peter Thiel, dilaporkan mempertimbangkan untuk meninggalkan California sebelum akhir tahun 2025 untuk menghindari proposal pajak tersebut.
Namun, baik Page maupun Thiel tidak mengumumkan secara terbuka mengenai perubahan tempat tinggal mereka, dan juru bicara masing-masing miliarder tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Sebagai informasi, kekayaan Huang sebagia besar berasal dari kepemilikan sekitar 3% surat berharga Nvidia, perusahaan semikonduktor yang kini memiliki valuasi pasar lebih dari US$4,6 triliun, seiring ledakan permintaan chip kecerdasan buatan (AI) global.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260305094618-19-716188/videobankir-bongkar-sebab-kredit-umkm-melambat-efek-daya-beli-turun","embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/716188?comscore=off","time":497,"title":"Video:Bankir Bongkar Sebab Kredit UMKM Melambat, Efek Daya Beli Turun?","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/06/bankir-bongkar-sebab-kredit-umkm-melambat-efek-daya-beli-turun-1772780756857_169.png"}]'); Next Article Duit Konglomerat Dunia Mengalir ke Purwokerto, Bantu Warga Miskin
Kekayaannya menjadikan Ia orang terkaya ke-9 di dunia.
Skema tersebut menyasar sekitar 200 orang terkaya di California, melalui potensi penerimaan mencapai US$100 miliar.
Hasil dana pajak tersebut akan dialokasikan untuk menutup defisit anggaran kesehatan California, yang membengkak setelah pemangkasan belanja federal, serta membiayai pendidikan publik dan program bantuan pangan.
Inisiatif ini harus mendapatkan lebih dari 870.000 tanda tangan untuk bisa masuk ke dalam pemungutan suara di bulan November 2026, di mana para pemilih di California akan memutuskan apakah mereka akan memberlakukannya atau tidak.
Jika berhasil, para miliarder yang saat ini tinggal di California akan dikenai pajak atas semua aset yang bernilai, termasuk surat berharga atau bisnis apa pun yang mereka miliki, terlepas dari apakah mereka akan pindah ke luar California pada tahun 2026.
Dalam proposal tersebut, pajak akan dikenakan atas seluruh aset bernilai ekonomis, termasuk surat berharga dan kepemilikan bisnis, meskipun wajib pajak pindah dari California setelah awal 2026.
Dengan nilai tersebut, Huang berpotensi terkena kewajiban pajak sebesar US$7,75 miliar atau setara Rp 129,42 triliun (asumsi kurs Rp 16.700/US$) apabila California resmi memberlakukan pajak kekayaan satu kali sebesar 5% bagi individu melalui kekayaan di atas US$ 1,1 miliar.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); }); Baca: Taktik Licik Trump agar Seluruh Dunia Tunduk ke Amerika
"Saya bahkan tidak pernah memikirkannya," ujar Huang dalam wawancara dengan Bloomberg Tv.
Bahkan, Ia menegaskan bahwa akan membayar berapun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 716855, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260306215040-17-716855/mau-dikenakan-pajak-rp129-t-taipan-ini-kasih-respons-tak-terduga'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); Redaksi, EWF Praxis 07 March 2026 06:30 Foto: CEO Nvidia Jensen Huang makan Gulai Tikungan (gultik) di DKI Jakarta.
Pembayaran juga dapat dicicil hingga lima tahun.
Sikap Huang yang santai kontras melalui banyak miliarder lainnya.
Namun, Konglomerat kelas dunia Jensen Huang mengaku tak keberatan jika harus membayar pajak hingga hampir US$8 miliar.
Mengutip EWF Praxis, per 6 Januari, kekayaan CEO Nvidia tersebut mencapai sekitar US$155 miliar.
Indosat)
DKI Jakarta, EWF Praxis – Negara bagian California, Amerika Serikat berencana akan menerapkan pajak kekayaan miliader.
"Kami memilih tinggal di Silicon Valley, dan berapa pun pajak yang ingin diterapkan, tidak masalah bagi saya," sebutnya.
Usulan pajak ini diajukan pada November 2025 oleh serikat pekerja sektor kesehatan dan didukung sejumlah legislator progresif AS.
Faktor penyebabnya adalah telah dikenakan pajak properti. yang mengakibatkan Namun, aset properti dikecualikan
Usulan tersebut diperjuangkan oleh anggota parlemen termasuk Rep Ro Khanna, D-Calif dan Senator Bernie Sanders, I-Vt.
Analisis mendalam tentang Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi dana.
The post Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.
Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews
📍 Kantor Cabang Equity World Futures
*Kantor cabang resmi Equity World Futures di seluruh Indonesia
EWFpronews menghadirkan informasi terkini seputar pasar modal dan ekonomi untuk membantu pengambilan keputusan investasi Anda.



