Surabaya

Kota Pahlawan

-

-

-

-

-

-

Jembatan SuraMadu

Suasana Jembatan SuraMadu Dimalam Hari

26 Februari 2026

[Berita Ekonomi] Kontras! BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu

Kontras! BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu

Jakarta, EWFpronews - Perkembangan terbaru seputar Kontras! BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu menarik perhatian investor. Tim riset EWF Praxis merangkum informasinya sebagai berikut:

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kontras! BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Di sisi lain, dalam fase risk-on bisa terlihat kurang agresif dibanding peers.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260115124857-19-702634/video-bri-bayar-dividen-interim-rp-206-triliun","embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/702634?comscore=off","time":58,"title":"Video: BRI Bayar Dividen Interim Rp 20,6 Triliun","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/15/bri-bayar-dividen-interim-rp-206-triliun-1768458699154_169.png"}]'); Next Article BBCA Ditinggal Asing! sedangkan BMRI dan BBRI dalam periode ini dipersepsikan memiliki momentum pertumbuhan kredit yang lebih agresif, sehingga menarik minat investor yang mencari exposure terhadap akselerasi siklus.

Sementara itu, pendekatan BBCA yang lebih konservatif dan berfokus pada kualitas aset sering kali menghasilkan stabilitas jangka panjang,

BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713423, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260224134942-17-713423/kontras-bbca-diobral-asing-bbri-bmri-diburu'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); mkh, EWF Praxis 24 February 2026 14:51 Foto: Ilustrasi pasar modal Efek Nusantara (EWF Praxis/Andrean Kristianto)

Jakarta Raya, EWF Praxis — Nasib PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kontras melalui bank jumbo lain, seperti PT Bank Rakyat Nusantara (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Saat dana asing mulai kembali mengalir ke dua bank pelat merah tersebut, BBCA malah tercatat sebagai emiten dengan net foreign sell terbesar pada periode 1-23 Februari 2026.

Net sell asing di emiten bank milik grup Djarum itu mencapai Rp 4,16 triliun.

Faktor penyebabnya adalah ada ⁠rotasi portofolio investor asing.

"Ada kemungkinan investor melakukan rotasi dari surat berharga bervaluasi tinggi dan mencari peluang di surat berharga dengan valuasi lebih menarik," katanya kepada EWF Nusantara, Selasa (24/2/2026).

Selain itu, investor juga mengantisipasi pembagian dividen. yang mengakibatkan Harga surat berharga kedua bank pelat merah itu masing-masing naik 9,44% dan 2,36%.

Managing Director Solstice Nusantara Handiman mengatakan bahwa perbedaan nasib di antara bank jumbo itu terjadi

"Ketika terjadi penyesuaian alokasi EM atau outflow dari dana global, surat berharga melalui kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi seperti BBCA sering menjadi sumber likuiditas utama untuk dilepas," katanya.

Sebagai informasi, tekanan jual asing mulai mereda pada bulan kedua 2026. Hingga 23 Februari 2026 asing tercatat melakukan pembelian Rp 100,91 triliun dan penjualan Rp 104,31 triliun.

Alhasil net foreign sell pada periode 1-23 Februari 2026 mencapai Rp 3,39 triliun.

Pada bulan sebelumnya, net foreign sell mencapai Rp 9,3 triliun.

Dampak dari hal tersebut adalah paling terdampak," katanya.

Senada, analis Doo Financial Futures Lukman Leong juga mengatakan bahwa BBCA memiliki bobot besar dalam indeks global serta tingkat kepemilikan asing yang tinggi. akibat "Bobot BBCA sendiri adalah yang terbesar di indeks MSCI, mencapai 25%-27%

Akan tetapi perlu dicatat bahwa total nilai transaksi asing juga turun drastis.

Terpisah, Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi mengatakan bahwa BBCA secara historis diperdagangkan pada level valuasi yang premium dibandingkan peers.

"Dalam fase tertentu, ketika investor global melakukan penyesuaian portofolio, surat berharga melalui valuasi lebih tinggi cenderung menjadi sumber likuiditas untuk realokasi ke surat berharga yang dinilai memiliki ruang lebih besar," katanya.

Selain itu, ada persepsi terhadap profil pertumbuhan dan strategi ekspansi kredit.

Pada periode yang sama BBCA turun 1,37% ke level 7.300.

Sementara itu, BMRI dan BBRI mencatat net buy Rp 2,12 triliun dan Rp 468,6 miliar.

Sebagaimana diketahui imbal hasil dividen bank-bank pelat merah bisa mencapai 7%-9%, sedangkan BBCA hanya kisaran 3%.

Baca:Badai Global Hantam Kripto, Awal Kejatuhan Panjang Bitcoin?

Handiman jujga menambahkan bahwa potensi downgrade pasar modal Nusantara oleh MSCI dan downgrade outlook perbankan oleh Moody's memberikan dampak terbesar ke BBCA.

Emiten yang mampu mendekati nilai net sell tersebut hanya Bumi Resources (BUMI) melalui Rp 3,36 triliun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); });

Aksi jual asing tersebut ikut menekan surat berharga BBCA.

Analisis mendalam tentang Kontras! BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan alokasi aset.

The post Kontras! BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.


Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews

EWFpronews menghadirkan informasi terkini seputar pasar modal dan ekonomi untuk membantu pengambilan keputusan investasi Anda.

[Berita Ekonomi] Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025

Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025

BERITA TERKINI | Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025 - Pada 26 February 2026, pasar keuangan Indonesia diramaikan dengan berita mengenai Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025. Berikut ulasan selengkapnya:

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Komposisi CASA mencapai 70,61%.

Lantas, likuiditas pun mengetat, melalui rasio loan to deposit ratio (LDR) berada di level 91,96%.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260115124857-19-702634/video-bri-bayar-dividen-interim-rp-206-triliun","embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/702634?comscore=off","time":58,"title":"Video: BRI Bayar Dividen Interim Rp 20,6 Triliun","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/15/bri-bayar-dividen-interim-rp-206-triliun-1768458699154_169.png"}]'); Next Article Rilis Lapkeu Q3, Pertama Kali GoTo Cetak Laba per September 2025

(BBRI) mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp57,13 triliun sepanjang tahun 2025.

Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713982, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260226061155-17-713982/breaking-bri-cetak-laba-rp-5713-triliun-sepanjang-2025'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, EWF Praxis 26 February 2026 06:17 Foto: Muhammad Luthfi Rahman

DKI Jakarta, EWF Praxis — PT Bank Rakyat Republik Indonesia (Persero) Tbk.

Perolehan laba itu turun 5,26% secara tahunan (yoy) dari sebesar Rp60,30 triliun pada tahun 2024.

Bila merinci laporan keuangan yang dipublikasikan di media massa, kinerja top line BRI meningkat.

BBCA Diobral Asing, BBRI-BMRI Diburu

Pada fungsi intermediasi, kredit BRI secara konsolidasi tumbuh sebesar menjadi Rp1.521,49 triliun, meningkat 12,31% yoy pada akhir tahun 2025.

Adapun total aset BRI tercatat menjadi Rp2.135,37 triliun.

Seiring melalui itu, rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) gross meningkat menjadi 3,29% dan NPL net naik menjadi 0,96%.

Sementara itu dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp1.466,84 triliun, pada periode akhir tahun 2025.

Lantas, pendapatan bunga bersih serta pendapatan jasa asuransi naik 5,54% yoy menjadi Rp 151,8 triliun sepanjang tahun lalu.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); }); Baca: Kontras!

Pendapatan bunga tercatat sebesar Rp207,78 triliun, naik 4,27% yoy.

Beban bunga ikut naik tipis 1,2% yoy menjadi Rp57,28 triliun.

Analisis mendalam tentang Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan alokasi aset.

The post Breaking: BRI Cetak Laba Rp 57,13 Triliun Sepanjang 2025 appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.


Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk membeli/menjual aset tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.