Surabaya

Kota Pahlawan

-

-

-

-

-

-

Jembatan SuraMadu

Suasana Jembatan SuraMadu Dimalam Hari

14 Maret 2026

[Berita Ekonomi] Dunia Makin Suram, Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset Ini

Dunia Makin Suram, Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset Ini

EWFpronews - Dunia Makin Suram, Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset Ini menjadi sorotan pelaku pasar pada 14 March 2026. Berikut analisis lengkapnya:

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dunia Makin Suram, Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hal ini sesuai melalui proyeksi bahwa ketidakpastian memicu aksi pembelian instan ke instrumen tersebut.

Namun, efek dari sentimen geopolitik nampaknya hanya bersifat temporal.

Faktor penyebabnya adalah itu, ketegangan lanjutan di Timur Tengah kemungkinan tidak akan lagi memberikan dorongan harga sekuat sebelumnya, kecuali terjadi eskalasi fundamental yang secara langsung melumpuhkan infrastruktur perbankan global.

Selain itu, Kiyosaki juga merupakan kritikus yang lantang terhadap kebijaksanaan keuangan konvensional dan pendukung pendidikan keuangan untuk mencapai kekayaan dan kesuksesan.

Peringatan dan nasihat terbarunya dalam menghadapi potensi tantangan Depresi Hebat serupa dengan pandangan sebelumnya mengenai intelijen finansial dan penanaman modal strategis, di mana ia mengadvokasi tiga kelas aset.

Memang benar, Kiyosaki telah memperingatkan agar tidak mengumpulkan produk penanaman modal tradisional, yang menurutnya merupakan aset yang dianggapnya tidak berharga. yang mengakibatkan Seiring dengan berjalannya waktu, pasar secara efisien telah memperhitungkan risiko tersebut ke dalam valuasi harga saat ini.

Oleh

Pergerakan ini sejalan melalui pandangan umum bahwa gejolak geopolitik biasanya mendorong investor beralih ke aset safe haven tradisional.

Baca:Robert Kiyosaki Bagikan Kiat Jadi Kaya dari Utang, Ini Caranya

Ketegangan geopolitik antara Iran dan AS memang sempat memberikan narasi bagi Bitcoin sebagai alternatif safe haven darurat, yang mendorong arus modal masuk secara signifikan dari wilayah regional terdampak pada pekan sebelumnya.

Gejolak yang terjadi bukan hanya berdampak pada negara berkonflik melainkan merambat pada perekonomian negara berkembang, termasuk Tanah Air.

Pada masa krisis atau perekonomian yang tidak pasti, Anda harus menyiapkan strategi keuangan yang tepat.

Bagi jutaan orang, masa-masa sulit akan segera tiba," kata dia, dikutip Jumat (13/3/2026).

Gejolak geopolitik biasanya dapat menciptakan kondisi yang mendukung kenaikan harga emas.

Di sisi lain, tidak memberikan jaminan kerja.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260126164905-19-705434/video-menerawang-kilau-emas-di-era-ketidakpastian-global","embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/705434?comscore=off","time":550,"title":"Video: Menerawang Kilau Emas di Era Ketidakpastian Global","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/26/EWF-Tanah Air-tv-1769421736093_169.png"}]'); Next Article Ini 3 Aset Andalan Robert Kiyosaki yang Dijaga Baik-Baik Saat Krisis sedangkan Hal ini mencakup uang kertas, efek ekuitas, obligasi, reksa dana, dan dana yang diperdagangkan di bursa efek (ETF).

Ia menyatakan bahwa penanaman modal inilah yang sering dilakukan oleh masyarakat miskin dan kelas menengah, yang bekerja dengan tekun pada pekerjaan yang memberikan penghasilan "palsu" yang dapat dikenai pajak, dan menjanjikan gaji yang konsisten,

Namun kini, dua minggu setelah konflik terbaru dimulai, harga emas masih relatif tidak bergerak signifikan.

Emas naik dari US$5.296 menjadi US$5.423 per troy ons setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari.

Ternyata ada tiga aset penting yang bisa menjadi pegangan dalam menghadapi 'kiamat' finansial.

Investor terkenal sekaligus penulis buku keuangan terlaris Rich Dad Poor Dad yakni Robert Kiyosaki, memperingatkan akan segera terjadi keruntuhan pasar dan kemungkinan depresi hebat berikutnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); });

Kiyosaki menekankan bahwa membeli emas, perak, dan Bitcoin (BTC) adalah pertahanan terbaik terhadap potensi keruntuhan.

Ia menunjuk pada apa yang dia sebut sebagai "3 antek" yakni yang menjalankan Gedung Putih (Presiden AS), Departemen Keuangan AS, dan Federal Reserve sebagai indikator krisis yang akan datang.

"[Karena] Gedung Putih, Departemen Keuangan AS, dan Fed, kemungkinan depresi hebat berikutnya [terjadi].

Namun, kekhawatiran baru mengenai laju inflasi kembali membuat investor gelisah.

"Bagi mereka yang memiliki pola pikir yang benar dan siap, Depresi Hebat berikutnya akan menjadi saat terbaik dalam hidup mereka.

Dunia Makin Suram, Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 718661, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260313074438-17-718661/dunia-makin-suram-robert-kiyosaki-sebut-tiga-aset-ini'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, EWF Praxis 13 March 2026 10:05 Foto: Robert Kiyosaki, dok Basabali.org

Jakarta Raya, EWF Praxis — Kondisi geopolitik global membuat perekonomian diliputi ketidakpastian.

Beli emas, perak, Bitcoin," tambah Kiyosaki.

Adapun meski reli emas sempat terhenti, sejumlah bank masih tetap optimistis terhadap prospek harga emas.

Harga emas sempat melonjak selama perang 12 hari melalui Iran tahun lalu, sebelum akhirnya kembali melepas kenaikannya setelah gencatan senjata diumumkan.

Analisis mendalam tentang Dunia Makin Suram, Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan penanaman modal.

The post Dunia Makin Suram, Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset Ini appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.


Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews

EWFpronews menghadirkan informasi terkini seputar pasar modal dan ekonomi untuk membantu pengambilan keputusan investasi Anda.

[Emiten,Investasi,Berita Ekonomi] Hapsoro Jual 17 Juta Saham Bukit Ulluwatu Villa (BUVA)

Hapsoro Jual 17 Juta Saham Bukit Ulluwatu Villa (BUVA)

EWFpronews - Hapsoro Jual 17 Juta Saham Bukit Ulluwatu Villa (BUVA) menjadi sorotan pelaku pasar pada 14 March 2026. Berikut analisis lengkapnya:

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Hapsoro Jual 17 Juta efek ekuitas Bukit Ulluwatu Villa (BUVA) yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hal ini diterapkan guna menjadikannya alat untuk menekan musuh.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260312105054-19-718352/video-harga-minyak-terancam-tembus-usd-200-barel-hingga-ihsg-amblas","embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718352?comscore=off","time":368,"title":"Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/12/harga-minyak-terancam-tembus-usd-200barel-hingga-ihsg-rupiah-amblas-1773288029446_169.png"}]'); Next Article efek ekuitas Sudah Naik Tinggi, GZCO Bantah Mau Diakuisisi Hapsoro

BUVA diperdagangkan di rentang 1.060–1.135.

Adapun Hapsoro merupakan penerima manfaat akhir BUVA.

Faktor penyebabnya adalah intelijen meragukan kapasitas persenjataan mereka.

Berdasarkan laporan terakhir, Mojtaba menjelaskan di dalam pemaparan publik pertamanya sejak terpilih menjadi pemimpin tertinggi Iran, bahwa Selat Hormuz harus tetap ditutup. yang mengakibatkan Di sisi lain, kelompok milisi Kurdi Iran sempat menawarkan bantuan pemberontakan, namun opsi tersebut ditepis oleh Presiden Donald Trump

Hapsoro Jual 17 Juta efek ekuitas Bukit Ulluwatu Villa (BUVA) Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 718838, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260313150624-17-718838/hapsoro-jual-17-juta-efek ekuitas-bukit-ulluwatu-villa–buva-'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); mkh, EWF Praxis 13 March 2026 15:32 Foto: Ilutrasi pasar modal.

Dengan demikian kepemilikannya di efek ekuitas tersebut turun dari 60,85 juta (0,25%) menjadi 43,85 juta (0,18%).

Mengutip keterbukaan informasi, Jumat (13/3/2026), transaksi tersebut dilakukan di harga Rp 1.600 atau di atas harga pasar perdagangan hari tersebut.

Dengan demikian Hapsoro diperkirakan mengantongi Rp 27,2 miliar dari aksi penjualan tersebut.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); });

Pada saat transaksi tersebut berlangsung, BUVA ditutup naik 0,94% ke level 1.070.

Per pukul 15.20, IHSG ditutup turun 3% ke level 7.141,46.

Sebanyak 671 efek ekuitas turun, 103 naik, dan 184 tidak bergerak.

Harga minyak telah meroket lebih dari 38% dalam waktu kurang dari dua pekan akibat ancaman serius terhadap jalur pasokan global.

Harga minyak mentah Brent mencapai ke US$ 100,72 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$ 95,37 per barel.

Lonjakan ini didorong oleh serangan terhadap dua kapal tanker dan fasilitas pelabuhan minyak di perairan Irak, yang memicu kekhawatiran atas keamanan navigasi di Selat Hormuz.

(EWF Praxis/Muhammad Sabki)

Jakarta Raya, EWF Republik Indonesia — Hapsoro menjual 17 juta efek ekuitas Bukit Ulluwatu Villa (BUVA) pada 11 Maret 2026.

Pihak militer Iran bahkan melontarkan peringatan bahwa harga minyak dapat meroket hingga US$ 200 per barel.

Dalam perkembangan lain, di tengah operasi militer skala besar yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel, intelijen AS mengindikasikan bahwa struktur kepemimpinan pemerintah Iran saat ini masih utuh dan jauh dari risiko keruntuhan.

Laporan tersebut menegaskan bahwa rezim di Teheran tetap memegang kendali penuh atas masyarakatnya.

Posisi pemimpin tertinggi juga telah digantikan oleh putra Khamenei, Mojtaba, guna menjaga stabilitas.

Dia memiliki efek ekuitas BUVA secara langsung dan juga melalui PT Nusantara Utama Investama (61,64%).

Baca:Ada Transaksi Nego Rp 800 Miliar di efek ekuitas Konglomerat

Sementara itu, Indeks Harga efek ekuitas Gabungan (IHSG) turun 3% menjelang akhir perdagangan sesi 2.

Nilai transaksi mencapai Rp 10,98 triliun, melibatkan 21,51 miliar efek ekuitas dalam 1,33 juta kali transaksi.

Koreksi IHSG seiring melalui pelaku pasar yang cemas dengan pasokan minyak di tengah perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel akan berkepanjangan.

Analisis mendalam tentang Hapsoro Jual 17 Juta efek ekuitas Bukit Ulluwatu Villa (BUVA) akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan alokasi aset.

The post Hapsoro Jual 17 Juta efek ekuitas Bukit Ulluwatu Villa (BUVA) appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.


Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk membeli/menjual aset tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

[Berita Ekonomi] Emiten Cokelat (COCO) Mau Rights Issue Jumbo

Emiten Cokelat (COCO) Mau Rights Issue Jumbo

EWFpronews - Emiten Cokelat (COCO) Mau Rights Issue Jumbo menjadi sorotan pelaku pasar pada 14 March 2026. Berikut analisis lengkapnya:

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Emiten Cokelat (COCO) Mau Rights Issue Jumbo yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah waran yang dapat diterbitkan maksimal mencapai 35 persen dari jumlah instrumen saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan kepada regulator.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video EWF]
var relatedVideos = JSON.parse('[{"pageUrl":"https://cnbcindonesia.com/market/20260312105054-19-718352/video-harga-minyak-terancam-tembus-usd-200-barel-hingga-ihsg-amblas","embedUrl":"https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718352?comscore=off","time":368,"title":"Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas","animatedUrl":"","imageUrl":"https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/12/harga-minyak-terancam-tembus-usd-200barel-hingga-ihsg-rupiah-amblas-1773288029446_169.png"}]'); Next Article Emiten Tambang CBRE Mau Rights Issue, Duitnya Ternyata Buat Ini

Nantinya, instrumen saham hasil pelaksanaan rights issue akan memiliki hak yang sama dan sederajat dengan instrumen saham lama yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk hak atas dividen.

Selain penerbitan instrumen saham baru, perseroan juga merencanakan penerbitan waran seri perusahaan yang akan menyertai instrumen saham hasil pelaksanaan rights issue.

Emiten Cokelat (COCO) Mau Rights Issue Jumbo Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById("copyurl"); const notif = document.querySelector(".notif"); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove("opacity-0"); notif.classList.add("opacity-100"); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(".notif").forEach((el) => { el.classList.remove("opacity-100"); el.classList.add("opacity-0"); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener("click", () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 718703, idkanal : 17 }; var baseurl = 'https://www.cnbcindonesia.com/market/20260313101015-17-718703/emiten-cokelat–coco–mau-rights-issue-jumbo'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($('.EWF-share-top')) shareBox.countComment($('.count-komentar')); }, 1000 ); }); ayh, EWF Praxis 13 March 2026 11:20 Foto: Muhammad Sabki

DKI Jakarta, EWF Praxis – Emiten industri pengolahan cokelat dan kakao PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) kembali menyiapkan aksi korporasi penambahan modal melalui skema penambahan modal melalui memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Corporate Secretary COCO Gendra Fachrurozi dalam keterbukaan informasi, seperti dikutip Jumat (13/3/2026) mengatakan perseroan berencana melaksanakan PMHMETD III dengan menerbitkan sebanyak – banyaknya 10.678.365.882 instrumen saham baru.

"Perseroan berencana melakukan PMHMETD III dengan menerbitkan sebanyak -banyaknya 10.678.365.882 lembar instrumen saham baru," ujar Gendra.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1733811845679-0'); }); Baca:Emiten-Emiten Ini Dipegang Dua Menteri Prabowo

Ia menjelaskan instrumen saham baru tersebut merupakan instrumen saham atas nama dengan nilai nominal Rp100 per instrumen saham.

Analisis mendalam tentang Emiten Cokelat (COCO) Mau Rights Issue Jumbo akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi dana.

The post Emiten Cokelat (COCO) Mau Rights Issue Jumbo appeared first on PT. Equityworld Futures Cabang Manado.


Sumber: Artikel Asli | Telah diadaptasi untuk EWFpronews

EWFpronews menghadirkan informasi terkini seputar pasar modal dan ekonomi untuk membantu pengambilan keputusan investasi Anda.