Surabaya

Kota Pahlawan

-

-

-

-

-

-

Jembatan SuraMadu

Suasana Jembatan SuraMadu Dimalam Hari

06 Agustus 2013

Indeks MSCI Emerging Market Naik 0,1%

130806_bursa hong kongok.jpg
JAKARTA— Bursa negara berkembang menguat untuk hari ketiga, dipimpin kenaikan sektor teknologi, setelah data menunjukkan industri jasa China naik untuk pertama kalinya sejak Maret.

Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,1% ke level 956,11.

“China adalah penggerak utama dan data-data yang ditunjukkan bisa mendorong pergerakan bursa,” ujar Peter Jankovskis, Co-Chief Investment Officer of Lisle Oakbrook Investments LLC, seperti dikutip Bloomberg.

Indeks Shanghai Composite mencetak reli terpanjang sejak Mei. Saham HTC Corp naik ke level tertinggi dalam 20 bulan. Sementara itu Brazil’s Ibovespa melemah.
Editor : Ismail Fahmi

Bursa New York, Saham AS Tergelincir dari Rekor Tertinggi

130726_bursa amrik3ok.jpg
NEW YORK - Saham AS jatuh dari rekor tertinggi karena para investor menimbang data yang menunjukkan perkiraan pertumbuhan kuat pada industri jasa, dan komentar seorang pejabat Federal Reserve bahwa bank sentral cenderung memperlambat pembelian obligasi bulanan.
Indeks Standard & Poor (SPX) 500 tergelincir 0,2% menjadi 1.707,11 pada pukul 4 sore di New York, AS.
"Komentar hari ini dan data saat ini tidak cukup untuk mengatakan Fed benar-benar akan lebih agresif," kata Walter Todd, yang membantu mengawasi US$ 950 juta sebagai kepala investasi dari Greenwood Capital Inc di Greenwood, South Carolina.
 "Lebih dari itu hanya orang-orang yang berhenti sejenak, menarik napas, setelah masa yang sangat agresif di pasar."
Saham rally 1,1% pekan lalu, mengirimkan S & P 500 di atas 1.700 untuk pertama kalinya, karena bank sentral berjanji untuk mempertahankan stimulus dan data menunjukkan proyeksi mengalahkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua.
Indeks S & P 500 telah naik 20% tahun ini dan diperdagangkan pada 15,5 kali estimasi pendapatan, dibandingkan dengan rata-rata 13,9 selama 5 tahun terakhir, demikian data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Presiden Fed Bank of Dallas Richard Fisher, salah satu kritikus paling vokal atas pelonggaran kuantitatif, memperingatkan investor untuk tidak bergantung pada pembelian obligasi bulanan bank sentral senilai US$85 miliar.
"Pasar keuangan mungkin telah menjadi terlalu terbiasa dengan apa yang telah digambarkan sebagai put Fed atau ide bahwa bank sentral akan melonggarkan kredit setelah penurunan pasar,” kata Fisher dalam sebuah pidato di Portland, Oregon.
"Beberapa orang telah datang mengharapkan Fed untuk menjaga pasar melayang tanpa batas. Ini mendistorsi harga aset keuangan dan dapat menyebabkan salah dalam alokasi modal yang serius, " katanya.
Debat Fed
Pembuat kebijakan bank sentral telah memperdebatkan kecepatan dan waktu dari setiap pemotongan dalam stimulus moneter yang telah turut mendorong S & P 500 naik lebih dari 150% dari pasar bearish yang rendah pada 2009.
The Fed mengatakan pekan lalu inflasi yang masih rendah dapat menghambat perekonomian dan berjanji untuk terus membeli obligasi setiap bulan. Laju pembelian aset dapat dimulai pada bulan September, menurut sejumlah ekonom yang disurvei oleh Bloomberg pada 18 -22 Juli.
Indeks non manufaktur Institute for Supply Management meningkat menjadi 56 pada Juli dari bulan sebelumnya 52,2, sebuah laporan dari Tempe, grup yang berbasis di Arizona, hari ini Selasa (6/8/2013).
Perkiraan median dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom naik menjadi 53,1. Menunjukkan lebih tinggi dari 50, mengindikasikan pertumbuhan di industri yang mengontribusi hampir 90% dari perekonomian.
Indeks AS
Index NameValueChange% ChangeTime
Dow Jones Industrial Average15,612.13-46.23-0.30%16:20:01
Dow Jones Transportation Average6,600.75-50.94-0.77%16:20:01
Dow Jones Utilities Average504.52-3.95-0.78%16:20:01
S&P 500 Index1,707.14-2.53-0.15%16:13:21
New York Stock Exchange Composite Index9,671.61-18.46-0.19%16:13:23
NASDAQ Composite Index3,692.95+3.36+0.09%16:20:00
Russell 1000 Index949.85-1.18-0.12%16:14:04
Russell 2000 Index1,063.01+3.15+0.30%16:14:04
Russell 3000 Index1,020.94-0.93-0.09%16:14:02
KBW Bank Index66.71-0.24-0.36%16:14:08
Editor : Fatkhul Maskur

Bursa Frankfurt, Saham Jerman Terjatuh

130805_bursa-frankfurt_bloomberg.jpg
FRANKFURT - Saham Jerman kembali terjatuh untuk hari kedua, karena penurunan perusahaan energi dan kelebihan pembobotan gains perbankan pada Deutsche Lufthansa AG (LHA) dan Deutsche Boerse AG.

RWE AG (RWE), perusahaan pembangkit terbesar kedua Jerman, tergelincir 2,5% setelah RBC Capital Markets memangkas rekomendasinya terhadap saham perusahaan ini.
Sementara itu, Lufthansa mengikuti rekan-rekan Eropa yang naik, memulihkan beberapa di antaranya pada aksi jual 2 Agustus. Xing AG (O1BC), jaringan bisnis sosial, melonjak terbesar sejak Oktober akibat Deutsche Bank AG menaikkan rating saham ini.
Indeks acuan DAX Index (DAX) turun 0,4% menjadi 8.370,96 pada pukul 03:44 di Frankfurt. Indeks acuan saham ini naik 2% pada pekan lalu, melanjutkan kenaikan pada 2013 menjadi 10% karena Federal Reserve mempertahankan pembelian obligasi tetap bulanan. Indeks HDAX yang lebih luas turun 0,3% hari ini.
"Setelah kinerja yang kuat selama seminggu terakhir kita melihat konsolidasi di pasar dengan volume yang sangat rendah," kata Soeren Steinert, yang mengelola sekitar US$24 miliar sebagai associate director untuk perdagangan ekuitas di Quoniam Asset Management GmbH di Frankfurt, Senin (5/8/2013).
RWE tergelincir 2,5% menjadi € 21,96, penurunan terbesar sejak 2 Juli. RBC Capital Markets memangkas rating pada saham tersebut menjadi underperform, setara dengan menjual, dari level perform, dan mengurangi perkiraan harga saham 12-bulan menjadi 20 Euro, mengutip dampak ikutan dari harga listrik yang lebih rendah pada laba perusahaan 2014 dan 2015. EON AG, utilitas terbesar negara itu, kehilangan 1,8% menjadi € 12,52.
Source : Bloomberg
Editor : Fatkhul Maskur

Bursa London, Saham Eropa Bergerak Tipis

 130805_bursa-eropa_bloomberg.jpg
LONDON - Saham Eropa sedikit berubah seiring dengan output jasa di kawasan Eropa menyusut pada tingkat yang lebih lambat dibandingkan dengan perkiraan awal sementara itu HSBC Holdings Plc melaporkan pendapatan yang meleset dari perkiraan.
Lloyds Banking Group Plc naik 2,7%, terdongkrak laporan rencana pembayaran 70% laba untuk dividen. Thomas Cook Group Plc, Mediaset SpA dan Drax (DRX) Group Plc naik lebih dari 2,5% setelah analis menaikkan saham tersebut. HSBC, bank terbesar di Eropa, turun terbesar dalam 20 bulan. PostNL NV, operator pos Belanda terbesar, anjlok terbesar dalam 6 bulan setelah penjualan meleset dari perkiraan.
Indeks Stoxx Europe 600 naik kurang dari 0,1% menjadi 304,29 pada pukul 15:27 di London, pengupas gain sebelumnya sebanyak 0,6%. Tiga saham bergerak naik untuk setiap dua yang merosot.
Indeks acuan itu naik setiap hari minggu lalu, menambahkan 1,8% pada periode tersebut, setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan suku bunga di zona euro akan tetap rendah untuk periode yang diperpanjang. Indeks telah rally 8,8% pada 2013.
"Kami akhirnya melihat data ekonomi meningkat," Andrea Williams, yang membantu mengawasi US$ 76 miliar sebagai kepala ekuitas Eropa di Royal London Asset Management. "AS masih memberikan data yang kuat dan pusat Eropa dalam kondisi OK. Valuasi pasar masih mendukung. "
Indeks Stoxx 600 diperdagangkan 13,8 kali estimasi laba, yang paling mahal sejak Desember 2009, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Source : Bloomberg
Editor : Fatkhul Maskur

05 Agustus 2013

Indeks Eropa (5/8): Stoxx Europe 600 Ditutup Naik 1,8%

130729_bursa eropa014.jpg
JAKARTA—Bursa saham Eropa menguat sepanjang pekan lalu, ditandai dengan kenaikan Indeks Stoxx Europe 600.

Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,8% ke level 1,8% ke level 304,15 pada pekan lalu.

“Investor memiliki outlook yang positif terhadap bursa Eropa, seiring harapan ekonomi akan menunjukkan perbaikan pada tahun depan,” ujar Andrew Parry, Chief Executive Officer Hermes Sourcecap Ltd, seperti dikutip Bloomberg (5/8/2013).

Hal itu terjadi seiring kinerja korporasi mulai dari Anheuser-Busch InBev NV hingga Bayer AG melebihi ekspektasi analis dan European Central Bank menyatakan tetap mempertahankan tingkat suku bunga rendah.

Saham AB InBev melonjak 11%, Bayer naik 7%, Alcatel-Lucent SA naik 17%. (ltc)


Source : Bloomberg
Editor : Linda Teti Silitonga

Harga Emas Menguat Pagi Ini (5/8)

130625_emas-batangan-3.jpg
JAKARTA— Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg menunjukkan tren penguatan menuju pukul 06.00 WIB pagi ini, Senin (5/8/2013).

Pada Minggu (4/8/2013) pukul 17.15 waktu New York atau Senin pagi (5/8/2013) pukul 04.15 WIB, harga emas untuk kontrak Desember 2013 turun US$0,02/gram ke level US$42,13/gram.

Namun, pada pukul 05.07 WIB, harga berbalik arah dan menguat US$0,03/gram ke level US$42,17/gram.

Penguatan terus terjadi hingga pukul 05.45 WIB. Harga emas tercatat naik US$0,11/gram ke level US$42,24/gram.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat (2/8/2013) sebesar Rp10.288, maka harga emas turun Rp1.131/gram ke Rp434.565/gram.

Pergerakan Harga Emas* Comex Senin, 5 Agustus 2013
Harga           Perubahan     WIB
US$42,13      -US$0,02    04.15
US$42,17      +US$0,03   05.07
US$42,24      +US$0,11   05.45
Sumber: Bloomberg 
Ket: *) Kontrak Desember 2013 (ltc)

Source : Bloomberg
Editor : Linda Teti Silitonga

Indeks AS: Sinyal The Fed Dorong Penguatan Bursa

130523_bursa as-2ok.jpg
JAKARTA— Bursa AS menguat, setelah data pekerja menunjukkan penambahan pekerja yang lebih sedikit dari antisipasi di Juli, memberikan sinyal The Federal Reserve akan melanjutkan pemberian stimulus. 

Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,2% ke level 1.709,67. Adapun Dow Jones Industrial Average naik 30,24 poin atau 0,2% ke rekor tertingginya 15.658,36. Sekitar 5,7 miliar saham diperdagangkan, 11% dibawah rata-rata perdagangan 3 bulan. 

“Itu bisa diperdebatkan apakah data tersebut baik atau buruk. Tetapi itu masih OK. Jumlah tersebut masih mengindikasikan The Fed akan tetap disana untuk sementara, dan itu tidak buruk,” ujar John Manley, Chief Equity Strategist Wells Fargo Funds Management, seperti dikutip Bloomberg (5/8/2013). 

Saham American International Group Inc reli 2,7%, LinkedIn Corp naik 11%, Dell Inc naik 5,6%. Sementara itu saham Chevron Corp turun 1,2%. (ltc)
Source : Bloomberg
Editor : Linda Teti Silitonga

Indeks MSCI: Bursa Negara Berkembang Menguat

130604_bursa asiaok.jpg
JAKARTA— Bursa negara berkembang menguat, memangkas penurunan mingguan dalam sebulan. 

Hal itu terjadi setelah laporan data tenaga kerja AS yang lebih buruk dari estimasi membuat spekulasi The Federal Reserve akan memperlambat pembelian obligasi. 

Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,1% ke level 955,35, setelah turun 0,3% sebelumnya. 

Data tenaga kerja AS menunjukkan penambahan pekerja lebih sedikit dari yang diperkirakan dan tingkat pengangguran AS turun 7,4%, mendorong spekulasi bahwa The Federal Reserve akan tetap memberikan stimulus ekonomi. 

“Itu [data tenaga kerja] menunjukkan perbedaan yang signifikan,” ujar Bruce McCain, Chief Investment Strategist Private-Banking Unit of KeyCorp, seperti dikutip Bloomberg (5/8/2013). 

Indeks acuan Polandia Czech Republic dan Turki reli, sementara itu indeks Brazil’s Ibovespa melemah seiring penurunan saham OGX Petroleo & Gas Participacoes SA. (ltc)


Source : Bloomberg
Editor : Linda Teti Silitonga

02 Agustus 2013

Harga Emas Comex Terus Tertekan Hingga Ke Level US$ 42,02/gram

130625_emas-batangan-3.jpg
JAKARTA— Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg terus terdepresiasi menuju pukul 06.00 WIB pagi ini. 

Pada Kamis (1/8/2013) pukul 16.37 waktu New York atau Jumat pagi (2/8/2013) pukul 03.37 WIB, harga emas untuk kontrak Desember 2013 melemah US$0,08/gram ke level US$42,13/gram. 

Pelemahan terus terjadi pada pukul 04.15 WIB. Harga emas turun US$0,06/gram ke level US$ 42,02/gram. 

Dan hingga pukul 05.13 WIB, harga masih melemah US$0,14 ke level US$42,02/gram. 

Jika dikonversikan ke rupiah dengan  mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis (1/8/2013) sebesar Rp10.288, maka harga emas turun Rp1.440/gram ke Rp432.301/gram. 

Pergerakan Harga Emas* Comex Jumat, 2 Agustus 2013 
Harga           Perubahan     WIB 
US$42,13      -US$0,08    03.37 
US$42,15      -US$0,06    04.15 
US$42,02      -US$0,14   05.13 
Sumber: Bloomberg  
Ket: *) Kontrak Desember 2013 
Source : Bloomberg
Editor : Linda Teti Silitonga

Indeks MSCI Emerging Market Naik 0,7%

130619_bursa-asia.jpg
JAKARTA— Bursa negara berkembang menguat untuk pertama kalinya dalam 7 pekan seiring manufaktur China yang menguat secara tak terduga dan tingginya harga minyak mentah mendorong kinerja perusahaan.
Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,7% ke level 954,15, setelah jatuh 2,2% dalam 6 hari perdagangan kemarin.
Indkes Shanghai Composite (SHCOMP) naik 1,8% seiring saham Jiangxi Copper Co dan China Shenhua Energy Co menguat. Bursa mencetak reli di komoditas ditengah perkiraan permintaan China untuk bahan baku cukup tinggi.
“Sudah banyak peringatan akan perlambatan ekonomi di negara berkembang, tetapi realitanya ekonomi tetap tumbuh bahkan lebih tinggi dari negara maju,” ujar Audrey Kaplan, Head of International Equities Federated Investors Inc, seperti dikutip Bloomberg.
Bursa juga menguat setelah Gubernur European Central Bank Mario Draghi mengatakan ECB tetap menjaga tingkat suku bunga rendah, sehari setelah The Federal Reserve menjaga laju stimulus. (ra)
Source : Newswire
Editor : Rustam Agus

Wall Street: Indeks S&P 500 Tembus 1.700, Dow Jones Sentuh 15.628,02

130726_bursa amrik3ok.jpg
JAKARTA— Bursa AS mencetak reli, membawa indeks Standard & Poor’s 500 ke atas level 1.700 untuk pertama kalinya.
Kenaikan itu terjadi setelah bank sentral mengatakan akan tetap menjaga stimulus dan data manufaktur global yang melebihi proyeksi.
Indeks S&P 500 naik 1,3% ke level 1,706.87 pada pukul 16.00 waktu New Yor atau pukul 03.00 WIB. Adapun Dow Jones Industrial Average naik 128,48 poin atau 0,8% dan mencetak rekor di level 15.628,02.
Bank sentral di dunia cukup akomodatif dan Anda tidak ingin melawannya. Data ekonomi juga menunjukkan kelanjutan perbaikan, bursa tenaga kerja membaik, kinerja korporasi lebih baik dari perkiraan.
"Jadi saya rasa pasar modal akan terus menguat,” ujar Phil Orlando, Chief Equity Strategist di Federated Investors, seperti dikutip Bloomberg.
10 kelompok industri di indeks S&P 500 seluruhnya menguat.
Saham MetLife Inc dan Procter & Gamble Co naik lebih dari 1,7%, DreamWorks Animation SKG Inc melonjak 8,8%. Sementara itu saham Exxon Mobil Corp turun 1,1%. (ra)
Source : Newswire
Editor : Rustam Agus

Indeks Stoxx Europe 600 Ditutup Naik 1,2%

130729_bursa eropa014.jpg
JAKARTA—Bursa saham Eropa menguat ke level tertinggi dalam 9 pekan.
Hal itu terjadi seiring saham sektor perbankan reli setelah mencetak laba yang lebih baik dari proyeksi untuk Societe Generale SA dan Lloyds Banking Group Plc, sementara data manufaktur China mendorong perusahaan tambang.
Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,2% ke level 303,29 pada penutupan perdagangan semalam, level tertinggi sejak 30 Mei.
Indeks telah naik 5,1% pada Juli setelah The Federal Reserve mengatakan laju pembelian obligasi akan fleksibel.
“Saya tetap melihat bursa Eropa bullish dan mereka undervalued. Secara umum, kinerja korporasi cukup baik pada kuartal ini. Data manufaktur China juga membantu pergerakan bursa,” ujar Herbert Perus, Head of Equities Raiffeisen Capital Management, seperti dikutip Bloomberg.
Saham Societe Generale naik ke level tertinggi dalam 18 bulan, Lloyds mencetak rekor sejak Oktober 2010, Rio Tinto Group dan BHP Billiton Ltd masing-masing naik lebih dari 2%. Sementara itu Sanofi turun 4,1%.  (ra)
Source : Newswire
Editor : Rustam Agus

Harga Emas Comex Turun Didorong Penguatan Dolar AS

130625_emas-batangan-1.jpg
CHICAGO-- Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange (NYMEX) sedikit menurun pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar AS menguat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun US$1,8 atau 0,14%, menjadi menetap di US$1.311,2 per ounce. Dolar AS menguat didorong data ekonomi positif yang dirilis pada Kamis.

Lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan indeks manufaktur Juli melonjak menjadi 55,4 dari 50,9 pada Juni, tertinggi sejak Juni 2011 dan mengalahkan ekspektasi ekonom 52,0.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 27 Juli turun 19.000 menjadi 326.000 disesuaikan secara musiman, tingkat terendah sejak awal 2008.

Saham-saham AS yang bergerak lebih tinggi pada Kamis juga mengurangi daya tarik terhadap 'safe haven' emas.

Namun, penurunan harga emas terbatas karena Federal Reserve AS pada Rabu mengumumkan akan melanjutkan kebijakan stimulus moneternya serta Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Inggris mempertahankan kebijakan penting dan suku bunga tidak berubah pada Kamis.

Perak untuk pengiriman September turun 0,4 sen atau 0,02% menjadi ditutup pada US$19,624 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$14,5 atau 1,01%, menjadi ditutup pada US$1.443,8 per ounce.
Source : Antara/Xinhua
Editor : Hery Lazuardi

Bursa New York, Indeks S&P 500 Pertama Kali Capai 1.706

130801_sp500.jpg
NEW YORK - Saham AS rally, mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 atas 1.700 untuk pertama kalinya, setelah bank sentral berjanji untuk mempertahankan stimulus dan data pada perkiraan mengalahkan manufaktur global.
The S & P 500 (SPX) naik 1,3% menjadi 1.706.75 pada pukul 4 sore di New York.

"Bank-bank sentral di seluruh dunia tetap akomodatif dan Anda tidak ingin melawan bank sentral," Phil Orlando, kepala strategi ekuitas di Federated Investors di New York, yang mengelola US $ 380 miliar aset, Kamis (1/8/2013).
"Semua data dari sudut pandang ekonomi mengatakan bahwa perekonomian terus membaik, pasar tenaga kerja membaik, dan pendapatan perusahaan yang datang lebih baik dari yang diharapkan. Jadi pasar ini harus terus bekerja lebih tinggi. "

The Fed mengatakan kemarin bahwa inflasi masih rendah dapat menghambat perekonomian dan berjanji untuk terus membeli obligasi US$ 85 miliar setiap bulan.
Pernyataan itu muncul karena data menunjukkan ekonomi AS bertumbuh lebih dari yang diproyeksikan pada kuartal kedua.
Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa sinyal indikator ekonomi baru-baru ini bahwa wilayah euro adalah yang terburuk dan menegaskan bahwa para pejabat berencana untuk mempertahankan suku bunga rendah untuk masa mendatang.
Editor : Fatkhul Maskur

01 Agustus 2013

1-8-1944: Perlawanan Sengit Rakyat Polandia Terhadap Pasukan Nazi

Perlawanan rakyat Polandia di Warsawa atas penjajah Nazi Jerman
Pada 69 tahun yang lalu, rakyat Polandia bangkit memberikan perlawanan sengit kepada pasukan Nazi Jerman, yang telah menjajah negeri mereka selama hampir lima tahun. Gerakan itu berupaya merebut kembali ibukota Polandia dari penguasaan Jerman, sehingga dikenal dengan sebutan "Perlawanan Warsawa."

Menurut stasiun berita BBC, pada 1 Agustus 1944 pukul 5 sore waktu setempat, milisi perlawanan Polandia memberikan sinyal kode "Tempest" (badai). Tak lama kemudian terdengar sejumlah ledakan dan tembakan senjata di Warsawa, pertanda dimulainya perlawanan.

Milisi perlawanan merasa tanggal itu merupakan waktu yang tepat untuk melancarkan operasi. Pasalnya, saat itu, pasukan Jerman menunjukkan gelagat bersiap mundur dari Warsawa setelah mengalami kekalahan beruntun dari Uni Soviet. Pasukan Merah memukul mundur Jerman dari negara-negara Baltik, Belorussia, dan bagian barat Polandia.

Setelah mendengar pasukan Soviet mendekati Warsawa, milisi Polandia pimpinan Jenderal Tadeusz "Bor" Komorowski merasa sudah menemukan momentum untuk mengusir Jerman. Maka, dia mengerahkan 40.000 tentara - termasuk 4.000 perempuan. Namun, milisi perlawanan hanya punya 2.500 pucuk senjata dan amunisi yang terbatas.

Sempat terkejut dengan serangan mendadak dari milisi perlawanan Polandia, militer Jerman memulai membalas pada 5 Agustus 1944. Bahkan komandan militer Jerman saat itu memerintahkan "sapu bersih," artinya warga Polandia pun patut dihabisi. Para perempuan Polandia ditangkap dan dijadikan "perisai hidup" di sekeliling tank-tank Jerman.

Perlawanan Warsawa hanya berlangsung selama 63 hari. Didukung peralatan perang yang lebih canggih dan taktik yang kejam, Jerman berhasil mengakhiri perlawanan itu pada 3 Oktober 1944.

Di pihak Polandia, sekitar 15.000 tentara tewas atau hilang, 5.000 terluka, dan 200.000 warga sipil terbunuh. Jerman hanya kehilangan 16.000 nyawa tentaranya dan 9.000 terluka