Surabaya

Kota Pahlawan

-

-

-

-

-

-

Jembatan SuraMadu

Suasana Jembatan SuraMadu Dimalam Hari

03 Juli 2013

Dari Buruh Pabrik, Wanita Ini Sekarang Lebih Kaya dari Donald Trump dan Oprah

http://images.detik.com/content/2013/07/03/68/zhang.jpg
Jakarta - Zhang Xin tumbuh di dalam keluarga miskin, dan pada umur 14 tahun dia memulai pekerjaannya sebagai buruh di pabrik. Sekarang wanita ini lebih kaya dari Donald Trump, Steven Spielberg, dan Oprah Winfrey.

Saat ini, Zhang menjadi pengusaha pengembang properti di China, dan merupakan wanita terkaya nomor 7 di dunia dengan kekayaan US$ 3,6 miliar atau Rp 34,2 triliun menurut majalah Forbes. Zhang lebih kaya US$ 800 juta dari Oprah Winfrey.

Zhang berperan dalam mengubah wilayah pinggiran China menjadi modern dengan logo perusahaannya yaitu SOHO, yang terlihat di banyak gedung-gedung di Beijing.

Soho telah banyak membuat gedung-gedung dan properti di Beijing yang juga menjadi icon. Sekarang, SOHO berekspansi ke Shanghai dengan membangun 11 proyek properti.

Wanita yang saat ini berumur 47 tahun ini, lahir di Beijing sebelum masa revolusi Mao Zedong di keluarga miskin. "Saya lahir dan tumbuh saat kota sangat tenang. Tak ada mobil, toko-toko, lampu-lampu, mesin-mesin. Orang-orang hanya naik sepeda saja," ujar Zhang dikutip dari CNN, Rabu (3/7/2013).

Saat umur 14, Zhang dan ibunya pindah ke Hong Kong dan menghabiskan 5 tahun sebagai buruh pabrik bergaji rendah, mulai dari pabrik mainan, pakaian, dan elektronik. Keduanya terus menabung agar Zhang bisa sekolah di Inggris.

"Sebagai imigran baru di Hong Kong dan tidak berpendidikan, kami tidak bisa berbicara dengan dialek lokal. Saat ini merupakan masa-masa sulit bagi kami tinggal di Hong Kong," ujar Zhang.

Selama 5 tahun bekerja sebagai buruh pabrik, akhirnya Zhang berhasil membeli tiket ke London dan bisa belajar bahasa Inggris. Kemudian Zhang berhasil memperoleh beasiswa ke universitas untuk belajar ekonomi sampai memperoleh gelar master di Universitas Cambridge, dan akhirnya memperoleh pekerjaan pertama di Goldman Sachs New York.

Memperoleh hidup layak di Wall Street tak membuatnya puas, Zhang kembali ke Beijing lalu bertemu suaminya dan berdua memulai bisnis SOHO.

"Saat itu banyak ketertarikan orang berbicara soal mengubah China. Saya merasa negara ini benar-benar akan bertransisi, dan saya mau menjadi bagian dari perubahan ini," kata Zhang.

Sejak Zhang dan suaminya Pan Shiyi mendirikan SOHO China di 1995, perusahaan tersebut sekarang menjadi pengembang properti terbesar di China. Mempunyai 56 juta kaki persegi properti strategis di Beijing dan Shanghai.

Karena kisahnya yang sangat inspiratif, Zhang memiliki 5 juta pengikut (follower) di Weibo, sebuah media sosial China seperti Twitter.

Di samping kesuksesan dan kekayaannya, Zhang tak mau terjebak dalam harta dan kemewahan. Dia pun meminta anaknya yang berumur 14 tahun untuk mencari kerja di McDonald's atau KFC. "Tidak mudah menjadi anak saya karena kekayaan yang ada. Kami mencoba untuk memberi anak-anak kehidupan yang normal," kata Zhang.

Harga Emas Antam Naik Lagi Rp 1.000 ke Rp 494.000/Gram

http://images.detik.com/content/2013/07/04/4/083023_emasnew.jpg
Jakarta - Harga emas di Logam Mulia, PT Antam Tbk masih berada di bawah Rp 500.000/gram. Kali ini harga emas Antam naik Rp 1.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.

Pada penutupan akhir pekan lalu, Jumat (28/6/2013) harga emas Antam ditutup di level Rp 493.000/gram. Membuka awal pekan, Senin (1/7/2013) harga emas berada di posisi yang sama. Kemudian pada Selasa (2/7/2013), harga emas naik ke Rp 494.000/gram dan kini Kamis (4/7/2013) harga emas Antam naik jadi Rp 495.000/gram.

Harga jual emas batangan konsumen ke Logam Mulia atau harga buyback masih di posisi Rp 400.000/gram.

Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini:




  • Pecahan 1 gram Rp 495.000
  • Pecahan 5 gram Rp 2.330.000
  • Pecahan 10 gram Rp 4.610.000
  • Pecahan 25 gram Rp 11.450.000

"Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja," jelas Antam dalam keterangannya.

Tingkat Konsumen AS Naik ke Level Tertinggi Sejak 2008

130523_konsumen-1.jpg
JAKARTA--Sentimen konsumen AS naik pada pekan lalu ke level tertinggi dalam lebih dari 5 tahun, karena orang-orang Amerika menjadi semakin yakin bahwa saat ini waktu yang tepat untuk berbelanja.
Indeks Bloomberg Consumer Comfort naik ke minus 27,5 pada periode yang berakhir pada 30 Juni 2013 dari pekan sebelumnya 28,3, level tertinggi sejak Januari 2008. Ukuran keuangan personal dan iklim pembelian diperoleh.
Nilai rumah yang lebih tinggi dan perbaikan dalam pasar tenaga kerja membantu meningkatkan permintaan untuk perumahan dan mobil, karena konsumen memperoleh kepercayaan diri ekspansi akan terus berlanjut.
Angka-angka menunjukkan rumah tangga sedang melewati lompatan baru dalam biaya pinjaman, karena ekonomi pulih dan harga bahan bakar turun.
Gaji di perusahaan-perusahaan AS naik 188.000 pekerja pada Juni, melebihi perkiraan survei Bloomberg, menyusul kenaikan 134.000 pada bulan sebelumnya, data dari Roseland, New Jersey berbasis ADP Research Institute. Klaim pengangguran mengalami penurunan sebesar 5.000 menjadi 343.000 dalam pekan yang berakhir 29 Juni, menurut data Departemen Tenaga Kerja AS.
"Penurunan harga bensin dan dorongan dari kenaikan pendapatan tampaknya mengimbangi untuk volatilitas waktu saat ini di pasar saham," kata Joseph Brusuelas, Ekonom Senior di Bloomberg LP di New York.
Source : Bloomberg
Editor : Sepudin Zuhri

Saham Eropa Merosot Terparah 1 Pekan, Portugal dan Minyak Jadi Pemicu

130617_bursa-eropa-2.jpg
LONDON-Saham Eropa turun terbesar dalam lebih dari seminggu akibat pemerintah koalisi Portugal pecah dan minyak mentah melonjak di atas US$ 100 per barel di tengah meningkatnya kerusuhan politik di Mesir.
Banco Espirito Santo SA dan Banco Comercial Portugues SA menuju penurunan terbesar sejak setidaknya 1993 seiring dengan peningkatan yield obligasi 10-tahun Portugal naik di atas 8% untuk pertama kalinya sejak November.
Air France-KLM Group memimpin penurunan di sektor penerbangan, jatuh 2,5%, di tengah kenaikan harga minyak.
Eropa Stoxx 600 Index (SXXP) kehilangan 1,1% menjadi 283,91 pada pukul 3:14 soren di London, memperpanjang mundur dari puncak 2013 pada 22 Mei sebesar 8,6%. Indeks acuan PSI-20 Portugal jatuh 6,2%, menuju penurunan terbesar sejak 2008.
Aksi jual telah dihasilkan dari konvergensi faktor," kata James Buckley, seorang manajer dana pada Baring Asset Management, yang mengawasi sekitar US$ 60 miliar di London. "Kami melihat beberapa kekhawatiran di pinggiran di Eropa lagi, yang pernah benar-benar hilang. Investor dalam mode menjual sekarang untuk 6-7 pekan lalu, jadi ini hanya sebuah perdagangan yang sedang berlangsung. "
Sejumlah indeks nasional mundur di semua 18 bursa Eropa Barat, kecuali Islandia. FTSE 100 (UKX) Inggris  kehilangan 1,7%, CAC 40 Prancis dan DAX Jerman juga mundur masing-masing 1,7%.
Ketidakpastian Portugis
Espirito Santo, bank terbesar Portugal berdasarkan kapitalisasi pasar, anjlok 14% menjadi 52,9 sen euro. Portugues Comercial anjlok 16% menjadi 7,8 sen euro. Obligasi negara merosot, mendorong yield 10-tahun di atas 8%, akibat dua menteri mengundurkan diri di tengah kelelahan penghematan.
Perdana Menteri Pedro Passos Coelho mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi kemarin dia berusaha mempertahankan pemerintahan bersama setelah kehilangan menteri keuangan dan menteri luar negeri.
Europe, Middle East & Africa Index
Index NameValueChange% ChangeTime
EURO STOXX 50 Price EUR2,570.76-32.44-1.25%11:41:45
FTSE 100 Index6,229.87-74.07-1.17%11:35:30
CAC 40 Index3,702.01-40.56-1.08%11:42:00
Deutsche Borse AG German Stock Index DAX7,829.32-81.45-1.03%11:42:04
IBEX 35 Index7,763.80-122.80-1.56%11:38:00
FTSE MIB Index15,282.81-82.90-0.54%11:30:53
AEX-Index345.82-1.98-0.57%11:42:15
OMX Stockholm 30 Index1,154.54-6.84-0.59%11:30:01
Swiss Market Index7,675.29-57.33-0.74%11:30:42
Editor : Fatkhul Maskur
<a href='http://ad.bisnis.com/www/delivery/ck.php?n=a2fd3e87&cb=4342' target='_blank'><img src='http://ad.bisnis.com/www/delivery/avw.php?zoneid=77&cb=4342&n=a2fd3e87' border='0' alt='' /></a>

Saham Jatuh di Seluruh Dunia, Dimulai dari Portugal

130702_bursa-as-nyse-wallstreet-3.jpg
NEW YORK - Saham jatuh di seluruh dunia, dimulai dari Portugal, karena imbal hasil obligasi negara melonjak setelah dua menterinya berhenti.
Kerugian di saham AS terbatas karena laporan digambarkan pasar kerja membaik, sementara minyak mentah naik diatas US$ 100 per barel di tengah kekhawatiran kerusuhan politik di Mesir akan mengancam pasokan.
MSCI All-Country World Index turun 0,8% pada pukul 10:55 di New York karena acuan saham utama Portugal melemah 5,3%, dengan volume perdagangan hampir enam kali rata-rata 30-hari, dan yield obligasi 10-tahun naik sebanyak 139 basis poin menjadi 8,11%.
The Standard & Poor 500 (SPX) tergelincir 0,3% dan note Treasury 10-tahun memangkas keuntungan untuk perdagangan yang sedikit berubah. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 2,3% menjadi US$ 101,88 per barel. Yen melonjak terhadap 16 mata uang utama

Pengunduran diri dua menteri mengisyaratkan Portugal akan berjuang untuk menerapkan pemotongan anggaran lebih lanjut karena program bailout memasuki 12 bulan terakhir.
Minyak mentah naik di atas US$ 100 per barel untuk pertama kalinya dalam 9 bulan masa kekacauan politik di Mesir yang dikhawatirkan akan mengganggu pengiriman melalui Terusan Suez sehingga persediaan Amerika menurunan.
Data hari ini menunjukkan perusahaan di AS mendorong lapangan kerja dan klaim pengangguran turun sebelum Departemen Tenaga Kerja melaporkan gaji bulanan pada 5 Juli.

"Krisis politik Portugal jelas mengungkapkan kelelahan penghematan," kata Holger Schmieding, ekonom Berenberg Bank di London, dalam sebuah laporan.
"Jika Portugal adalah dengan tegas berpaling dari politik 'cinta yang kuat' terkait penghematan dan reformasi, itu bisa menimbulkan dilema besar. Pelunakan kondisi bailout terlalu banyak dapat mengundang negara lain untuk juga mengendurkan upaya mereka. Tapi buka pelunakan kondisi bailout sama sekali bisa meningkatkan risiko kegagalan di Portugal. "
Bursa saham AS akan ditutup pada pukul 1 sore di New York hari ini, dan pasar obligasi akan menutup ditutup 2.00. Pasar keuangan Amerika akan ditutup pada 4 Juli untuk libur Hari Kemerdekaan.

Saham AS melemah untuk hari kedua karena investor menunggu laporan pada akhir minggu yang mungkin menunjukkan perusahaan di AS menambah 160.000 pekerjaan pada Juni, dibandingkan dengan 135.000 pada bulan Mei.

Alcoa Inc kehilangan 1,5%, memimpin penurunan di Dow Jones Industrial Average (Indu), setelah JPMorgan Chase & Co memangkas peringkat pada saham. Bank of America Corp dan Citigroup Inc turun akibat S & P menurunkan tiga kreditor Eropa.
Editor : Fatkhul Maskur

BURSA NEW YORK, Indeks SP500 Tertinggi 2 Pekan

130604_bursa asiaok.jpg
JAKARTA—Saham-saham di negara berkembang melemah untuk hari kedua dan nilai mata uang turun di tengah kekhawatiran pelemahan ekonomi global seiring industri di China melambat dan harga minyak mentah naik di atas US$100 per barel. 

Indeks MSCI Emerging Market turun 2,1% ke level 912,18, melanjutkan penurunan 2 hari ke 3,2%. 

“Kisah pertumbuhan China dipenuhi dengan usaha yang kuat. Anda mendapat kerusuhan di Mesir dan kekhawatiran di Portugal. Dua hal itu merupakan faktor nyata menghentikan pengambilan resiko,” ujar Burt White, Chief Investment Officer LPL Financial di Boston, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (4/7/2013). 

Indeks Shanghai Composite Index menghentikan kenaikan selama 3 hari seiring saham Industrial & Commercial Bank of China Ltd melemah. 

Indeks acuan obligasi Mesir jatuh, menekan yield ke level tertingginya ditengah kegelisahan politik. Sementara itu nilai tukar rupee menyentuh level terendah sepanjang masa. (ltc)


Source : Bloomberg
Editor : Linda Teti Silitonga

INDEKS EROPA (4/7/2013): Turun, Tertekan Politik Di Portugal

130523_bursa eropaok.jpg
JAKARTA—Bursa Eropa jatuh terdalam lebih dari sepekan seiring koalisi pemerintah Portugal pecah dan harga minyak mentah naik di atas US$100 per barel di tengah memanasnya politik di Mesir. 

Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,6% ke level 285,46 pada penutupan perdagangan kemarin. Indeks acuan Portugal PSI-20 jatuh 5,3%, penurunan terbesar sejak April 2010. 

The selloff has resulted from a “Aksi jual merupakan hasil dari konvergensi faktor. Kami melihat adanya kekhawatiran di Eropa lagi, yang tidak pernah benar-benar pergi. Investor saat ini berada dalam posisi jual untuk 6 sampai 7 pekan terakhir,” ujar James Buckley, Fund Manager di Baring Asset Management, seperti dikutip Bloomberg. 

Saham Banco Espirito Santo SA dan Banco Comercial Portugues SA turun ke level terndah sejak 2011 karena yield obligasi Portugal bertenor 10 tahun naik di atas 8% untuk pertama kalinya sejak November. 

Air France-KLM Group turun 1,6% di tengah meningkatnya harga minyak. 

Indeks acuan nasional turun di 18 bursa Eropa Barat kecuali Islandia. Indeks Inggris FTSE 100 turun 1,2%, indeks Prancis CAC 40 jatuh 1,1%, dan indeks Jerman DAX juga turun 1%.  (ltc)


Source : Bloomberg
Editor : Linda Teti Silitonga

INDEKS MSCI Asia Pacific Minus Jepang Dibuka Menguat 0,5%, Kamis (4/7/2013)

130604_bursa asiaok.jpg
JAKARTA—Bursa saham Asia di luar Jepang menguat setelah keluarnya data pekerja AS yang lebih tinggi dari estimasi, menambah pertanda bahwa ekonomi sedang dalam pemulihan.
Hal itu juga mendorong prospek kinerja usaha para eksportir regional.

Indeks MSCI Asia Pacific, di luar Jepang, pada perdagangan hari ini dibuka menguat 0,5% ke 422,72 pada pukul 09:20 waktu Tokyo atau pukul 07:20 WIB, sebelum bursa di China dan Hong Kong dibuka.

“Saham masih atraktif. Selama pertumbuhan ekonomi berada dibawah tren, itu masih positif dan kinerja perusahaan tumbuh pada level moderat,” ujar David Cassidy, Head of Equity Strategy UBS AG, seperti dikutip Bloomberg.

Saham CSL Ltd naik 1,6%, Woodside Petroleum Ltd naik 1,2%. Sementara itu Tiremakers dan produsen baja memimpin penurunan di indeks Jepang Topix.

Indeks Jepang Topix turun 0,2%, indeks Koospi naik 0,5%, indeks Australia S&P/ASX 200 Index melonjak 1,1%, indeks Selandia Baru NZX 50 menguat 0,2%.
Source : Bloomberg
Editor : Nurbaiti