27 Mei 2013

5 Cara Mudah Menghemat Uang

http://images.detik.com/content/2013/05/28/4/075244_35.jpg
Jakarta - Kebiasan buruk manusia keuangan adalah tidak menyisihkan banyak uang untuk masa tua. Saat muda, manusia biasanya lebih senang berfoya-foya.

Tapi, banyak juga yang tetap menyisihkan uang dengan cara memangkas pengeluaran tiap bulan khusus untuk masa tua. Beberapa cara baru ini bisa membuat Anda menyimpan/menghemat pengeluaran bulanan yang akhirnya uangnya bisa ditabung.

Berikut 5 cara mudah menghemat uang seperti dikutip dari Learnvest, Selasa (28/5/2013).

1. Kurangi saluran TV berbayar yang jarang ditonton

http://images.detik.com/content/2013/05/28/4/075330_hemat001.jpg
Banyak orang membayar mahal untuk TV kabel tiap bulan, padahal tidak semua salurannya ia tonton. Secara rata-rata, orang hanya menonton lima saluran favorit saja, jadi mengapa harus membayar lebih?

Dengan cara ini Anda bisa menghemat Rp 50.000 hingga Rp 120.000 per bulan tergantung saluran apa saja yang dihilangkan. Opsi pertama adalah memilih saluran TV berbayar yang benar-benar Anda butuhkan. Cara kedua adalah mencari paket langganan yang benar-benar tepat untuk Anda.

Atau Anda bisa menghentikan sama sekali layanan TV berbayar. Masih banyak rumah tangga yang hanya mengandalkan siaran televisi swasta, dan mereka sama sekali tidak keberatan dengan itu.

Atas keputusan mereka untuk tidak menggunakan layanan TV berbayar bukan berarti mereka akan ketinggalan informasi, mereka tetap bisa memantau melalui internet atau telepon seluler, dengan menggunakan situs-situs berita dan informasi.

2. Jangan sering ganti kendaraan

http://images.detik.com/content/2013/05/28/4/075354_hemat002.jpg
Menurut survey terakhir, masyarakat dengan tingkat menengah dan menengah ke atas setidaknya membeli mobil empat kali dalam masa hidupnya. Meskipun sudah menjadi standar industri untuk membeli mobil baru setiap empat sampai lima tahun, tapi hal ini tidak harus menjadi kewajiban.

Rawatlah kendaraan Anda dengan baik sehingga tidak perlu membeli mobil atau motor dalam empat atau lima tahun sekali. Semakin baik Anda merawat kendaraan maka semakin awet pula umurnya.

Jika memang terpaksa mengganti kendaraan, mobil atau motornya tidak melulu harus baru. Banyak juga kendaraan bekas dengan harga lebih murah yang kualitasnya masih sama seperti baru.

3. Mengurangi penggunaan data di ponsel

http://images.detik.com/content/2013/05/28/4/075424_hemat003.jpg
Zaman sekarang, ponsel tidak hanya dipakai untuk telepon dan SMS saja tapi juga untuk tersambung ke internet. Ponsel pintar seperti ini harus diberi 'makan' dobel, yaitu pulsa biasa dan pulsa internet atau layanan data.

Masyarakat memang tidak begitu banyak menelepon dan mengirim SMS lagi sekarang ini, itulah masalahnya. Koneksi datalah yang terus meningkat. Maka dari itu kebiasaan ini harus dihentikan.

Ada trik untuk bisa mengurangi penggunaan data, seperti menonaktifkan push email secara otomatis, menggunakan Wi-Fi daripada bukan 3G dan lain-lain.

4. Kurangi makan di restoran/cafe

http://images.detik.com/content/2013/05/28/4/075455_hemat004.jpg
Sudahkah Anda mengurangi pengeluaran untuk makan di luar alias di restoran? Berdasarkan survey tahun 2012 oleh Harris Interactive, sebanyak 71% responden memilih untuk menyimpan uang dengan memasak daripada makan di luar. Bahkan, 57% dari mereka mengatakan, masih pikir-pikir untuk makan di luar karena dianggao sebuah kemewahan.

Jangan dianggap remeh, dengan makan masakan rumah Anda bisa menghemat cukup banyak tiap bulan. Jika rata-rata tiap makan di restoran atau cafe satu orang bisa menghabiskan Rp 100.000, bandingkan dengan masa di rumah yang menghabiskan kurang dari Rp 50.000 sekali makan.

Makan di luar tidaklah dilarang, hanya saja jangan jadi kebiasaan. Makanlah di luar bersama keluarga satu minggu satu kali saja.


5. Menabung untuk masa pensiun

http://images.detik.com/content/2013/05/28/4/075530_hemat005.jpg
Sebuah survey April lalu oleh Fidelity Investments menemukan bahwa hanya 42% masyarakat yang sudah menyisihkan dana untuk pensiun. Ternyata memang tidak banyak orang yang sudah mempersiapkan hari tuanya.

Bagaimana caranya untuk memulai hal ini? Pertama, cari jenis simpanan yang cocok bagi Anda. Setelah itu tentukan dana yang ingin Anda sisihkan setiap bulannya, lanjutkan dengan menambah jumlah simpanan sebanyak 2% saja tiap bulannya.

Karena tabungan pensiun Anda telah mulai diinvestasikan, dan ditambah dengan bunga dan sedikit peningkatan, semua ini ini akan menghasilkan sesuatu yang besar di kemudian hari.

0 comments:

Posting Komentar