17 Juni 2013

10 Penemuan Terpopuler Sepanjang 2012

Arkeolog menyebut Temple of the Night Sun yang dihiasi ukiran wajah raksasa sebagai penemuan paling populer pada 2012.

Buaya raksasa yang ditemukan di Filipina pada September 2011. Pada Juli 2012, Guinness World Records menobatkannya sebagai buaya air asin terbesar yang pernah ditangkap. (AP/National Geographic News).


1. Kuil "Dramatis" Suku Maya
Kuil Matahari (Temple of the Night Sun) begitulah nama kuil yang ditemukan di Guatemala. Kuil dengan sembulan pancaran sinar merah dihiasi ukiran khas yang menggambarkan wajah raksasa dan dipercaya sebagai Dewa Matahari suku Maya. Kuil ini memberikan titik terang bagi para arkeolog untuk mengungkap perkembangan suku Maya dan praktek ritual yang mereka lakukan.

2. Lukisan Dinding Suku Maya

Arkeolog menemukan mural atau lukisan dinding yang menghiasi rumah Maya kuno. Lukisan pada dinding ini selain menggambarkan adegan dari para raja beserta pengiringnya. Juga penuh kalkulasi perhitungan yang membantu para ahli taurat kuno untuk menghitung waktu.
Hal ini bertentangan dengan pendapat yang menyatakan bahwa Maya memperkirakan dunia berakhir pada akhir 2012. Sementara tanda-tanda pada dinding mengungkapan tanggal-tanggal selama ribuan tahun ke depan.
amphibi
Amfibi spesies baru yang ditemukan Februari 2012. Spesies ini menjadi misteri karena tak memiliki anggota tubuh selayaknya amphibi pada umumnya. (S.D. Biju/National Geographic News).
3. Amfibi Misterius
Hewan ini tak memiliki kaki, namun bukan ular ataupun cacing. Meski hewan ini menggali tanah seperti cacing, termasuk dalam spesies amfibi. Hewan ini merupakan satu dari enam spesies misterius yang biasa disebut caecilians.

4. Monyet Malam
Merupakan salah satu dari delapan mamalia baru yang ditemukan selama ekspedisi di Tabaconas Namballe National Sanctuary. Jenis monyet ini sangat jarang terlihat dan diteliti. Bahkan International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkannya dalam kategori spesies terancam punah. Monyet malam ditemukan di dekat perbatasan Ekuador.

5. Sembilan Sistem Planet
HD 10180 merupakan bintang seperti Matahari di konstalasi selatan Hydrus. Di mana mungkin terdapat sembilan planet yang mengorbit.

kepiting,yeti,antartika
Spesies baru kepiting Yeti yang ditemukan bergerombol di ventilasi kaya mineral hidrotermal di dasar laut Antartika. (NERC CHESSO Consortium/National Geographic News).

6. Kawanan Kepiting di Antartika
Spesies baru yang belum memiliiki nama dari kawanan kepiting Yeti ditemukan di dekat lokasi yang panas kaya akan mineral hidrotermal di lautan Antratika. Ilmuwan menyatakan bahwa ini merupakan penemuan baru dari "dunia yang hilang" di kawasan laut dalam.

7. Partikel Tuhan
Tim yang bekerja di Large Hadron Collider (LHC) melaporkan bahwa lebih dari 99 persen yakin mereka yakin telah menemukan Higgs Boson, atau partikel Tuhan. Partikel yang telah lama dicari ini mampu menyelesaikan model standar fisika dengan menjelaskan mengapa benda-benda di alam semesta memiliki massa.

8. Planet Baru dalam Tata Surya
Sebuah planet yang belum ditemukan mungkin mengorbit di pinggiran gelap tata surya menurut penelitian yang dilakukan pada bulan Mei 2012. "Namun planet ini tak terlalu terlihat sehingga kehadirannya mengganggu orbit," kata Rodney Gomes, seorang astronom di Observatorium Nasional Brasil di Rio de Janeiro.

9. Gula Ditemukan di Ruang Angkasa
Molekul gula sederhana ditemukan mengambang di sekitar bintang. Ini menunjukkan kemungkinan adanya kehidupan di planet lain. Penemuan bulan Agustus 2012 ini menyiratkan bahwa kehidupan dapat dikembangkan di tempat lain.
Ini juga menunjukkan bahwa karbon yang kaya akan molekul membangun blok kehidupan yang mampu hadir sebelum planet mulai terbentuk.
10. Buaya Raksasa Pecahkan Rekor Dunia
Lolong, buaya air asin terbesar di dunia dengan panjang 6,17 meter dan berat 1.075 kilogram. Buaya raksasa ini mematahkan rekor Guinness World of Records sebelumnya yang "hanya" memiliki panjang 5,48 meter. Buaya ini kemudian dinobatkan sebagai buaya air asin terbesar yang pernah ditemukan.

Sumber: National Geographic

0 comments:

Posting Komentar