16 Mei 2013

Briptu Rani Disisi Temannya (Suka Menolong Teman Susah)

 
MOJOKERTO - Hilangnya Rani juga membuat kehilangan tak hanya rekan satu korps, teman kos Rani selama ini juga merasakan yang sama.

Rani memiliki jiwa sosial yang tinggi dan kerap membantu dalam hal finansial kepada para tetangganya yang membutuhkan.

Eka, salah satu teman kos BriptuRani, menuturkan, dirinya pernah dibantu Rani melunasi bayar kos. "Mbak Rani sering bantu saya. Teman-teman kos juga. Soal makanan apa lagi. Loman," ungkap Eka.

Kini, para teman kos Rani di Kelurahan Wonokusumo Gang IV, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, mengaku sangat kehilangan. "Kami biasa canda tawa bersama Mbak Rani. Belakangan memang banyak polisi yang mencari," kata teman yang lain.

Pemilik kos, Tukiran, menuturkan, Briptu Rani sudah tidak menempati kos sejak pertengahan Januari dan status Rani memang sudah bersuami, memiliki anak usia sekitar setahun.

"Mereka tinggal bersama. Rani memang ramah dan kerap menyapa," kata Tukiran.

Di mata Tukiran, Rani dikenal sebagai perempuan yang tampak tanpa memikul beban masalah. Rani tak pernah menunjukkan ada persoalan atas dirinya. Polwan kelahiran Bogor, 18 Juni 1988 itu juga pamitan baik-baik, Januari lalu.

Dijelaskan, saat pamit, Rani tidak sendirian, dijemput orang tuanya ke Mojosari dengan mengendarai mobil sedan. Orang tua informasinya seorang Kapolsek.

"Seingat saya waktu itu dijemput ibu dan bapaknya. Ibunya ada di luar mobil sementara bapaknya didalam mobil seperti sedang sibuk telepon," bebernya.

Kepada Tukiran, ibu Rani sempat menyampaikan akan membawa anaknya ke rumah Bandung karena sudah tidak lagi tugas PolresMojokerto. Bahkan orangtua juga menjelaskan sedang proses pengajuan cerai. Kini, Briptu Rani telah menghilang dan berstatus DPO Polres Mojokerto.

0 comments:

Posting Komentar